Kamis
24 September 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Tak Perlu ‘Pagi-pagi’ Umumkan Cawapres

pdip-jatim-jokowi-di-kota-padang

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan Joko Widodo tidak perlu tergesa-gesa mengumumkan siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

Hal ini karena Jokowi dianggap selangkah lebih maju dengan melakukan ‘pemanasan’ menjelang pertarungan untuk memperebutkan kursi RI-1. Sementara kelompok politik lawan dinilainya belum melakukannya.

“Pak Jokowi sekarang ini sudah pemanasan di lapangan, tapi yang lain masih teriak-teriak dari luar lapangan. Kalau begitu, buat apa umumkan cawapres, sementara yang lain kita belum tahu mau usung siapa, apalagi cawapresnya siapa,” ujar Andreas dalam acara diskusi di bilangan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

“Jadi, tidak perlu ‘pagi-pagi’ mengumumkan cawapres. Karena kita sendiri perlu tahu dulu lawannya siapa ya. Jangan sudah pasang tim, padahal belum tahu lawannya siapa. Ya jangan keluarin dulu,” lanjut dia.

Oleh sebab itu, Andreas mengatakan, cawapres Jokowi akan diumumkan apabila lawan sudah menunjukkan diri beserta cawapresnya. “Tunggu lihat. Pak Prabowo sudah mau mengusung atau belum? Kita lihat saja nanti. Jangan-jangan nanti Pak Jokowi (maju) sendirian kan,” lanjut dia.

Ketika ditanya soal siapa sosok yang akan menjadi cawapres Jokowi, Andreas menolak menjawabnya. Apabila saat ini beredar nama-nama tersebut, Andreas juga memastikan bahwa itu adalah spekulasi semata.

Sementara itu, hasil survei Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair) menyebut Jokowi disebut sebagai tokoh yang lebih diinginkan umat Islam untuk menjadi calon Presiden Indonesia ketimbang Prabowo Subianto.

Hasil survei yang dirilis Rabu (4/7/2018) itu, Jokowi mendapat elektabilitas tertinggi dan dianggap sebagai representasi umat Islam dengan perolehan 47,9 persen. Sementara Prabowo berada di urutan dua dengan perolehan angka 30,1 persen.

Sedang yang lainnya hanya meraih elektabilitas masing-masing, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (3,1 persen), Wakil Presiden Jusuf Kalla (1,4 persen) dan Politisi Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (1,2 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (1,0 persen).

Ketua Partai Perindro Harry Tanoesoedibjo (1,0 persen), mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (1,0 persen), dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (0,6 persen).

“Kami menggelar survei untuk menakar persepsi masyarakat yang beragama Islam atau muslim terhadap calon pemimpin Indonesia yang diinginkan dalam Pemilihan Presiden yang dijadwalkan berlangsung tahun depan,” ujar Direktur Puspek Unair Novri Susanto di Surabaya.

“Seluruh responden yang kami survei menyatakan menginginkan kepemimpinan dalam Pemilihan Presiden 2019 yang mewakili masyarakat Islam,” ungkap Novri.

Dia menjelaskan, survei tersebut berlangsung selama 6 – 22 Juni terhadap 1.200 responden muslim di 29 provinsi se-Indonesia, “margin error” dari survei ini sebesar 2,8 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Minta Reformasi Tata Kelola Lapas Usai Temuan Fasilitas Istimewa

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan reformasi mendasar terhadap tata kelola lembaga ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...