Senin
15 Juni 2026 | 3 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Mojokerto, Risma Jelaskan Skema Pemberdayaan Perempuan Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-risma-kampanyekan-puti1

SURABAYA – Tak hanya di Sidoarjo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga memanfaatkan libur Lebaran kemarin malam dengan mengampanyekan program pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno kepada warga di Kabupaten Mojokerto.

Menurutnya, kampanye di kawasan Gerbangkertosusila ini dia lakukan karena tidak ingin warga Jatim keliru dalam memilih pemimpin di Pilkada Jatim 27 Juni mendatang.

“Makanya kami sampaikan program Gus Ipul-Puti di Sidoarjo dan Mojokerto kemarin,” kata Tri Rismaharini di Surabaya, Rabu (20/6/2018).

Di Kabupaten Mojokerto, Risma menghadiri acara halal bihalal dan silaturrahmi dengan warga Dusun Tanjung RT 03/RW 01, Desa Canggu, Kecamatan Jetis.

Di depan ratusan warga Canggu, Risma menyampaikan skema pemberdayaan perempuan yang termasuk program Gus Ipul-Puti.

Menurut Risma, Gus Ipul-Puti akan mengadopsi skema pemberdayaan perempuan yang digagasnya di Kota Surabaya. Ia mengharapkan skema yang berhasil diterapkan di Surabaya bisa diterapkan di daerah lain di Jatim.

Hal ini, lanjut dia, diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Jawa Timur yang lebih bermartabat. “Saya sudah membicarakan dan menyiapkan bersama Gus Ipul dan Mbak Puti untuk membantu agar perempuan-perempuan Jawa Timur lebih berdaya dan berpenghasilan,” ujarnya.

Risma menambahkan, bahwa skema tersebut sudah berhasil dijalankan melalui program Pahlawan Ekonomi yang mulai dilaksanakan pada 2010. Setelah delapan tahun berjalan, kini sudah banyak perempuan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi memiliki penghasilan besar.

“Ada yang setahun omzetnya Rp 1,5 miliar. Ada juga yang produknya sudah ekspor. Awalnya yang ikut hanya 89 orang tapi sekarang jumlahnya sudah ratusan orang,” ungkap Risma.

Menurutnya, program itu digagas untuk menghidupkan mesin kedua ekonomi keluarga, dimana para perempuan yang tidak bekerja dibekali keterampilan sesuai kebiasaannya.

“Kalau suka masak ya dilatih sampai bisa. Kalau suka membuat suvenir atau kue juga begitu,” kata kader PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Risma juga menghadiri halalbihalal dan silaturahmi Yayasan Berkarya di Desa Kloposepuh, Sukodono, Sidoarjo. Di acara ini, Risma menegaskan kembali jika pendidikan mempunyai peran yang sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat warga Jawa Timur. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Pelatihan Produksi Pupuk Organik

BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sekaligus mengenang sang proklamator sebagai pencetus ...
KRONIK

Hasto: Tuntutan Reformasi Jilid 2 Perlu Jadi Alarm bagi Demokrasi

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai tuntutan Reformasi Jilid 2 yang disuarakan mahasiswa perlu ...
KRONIK

Budi Kanang Minta Pemerintah Evaluasi Prioritas APBN

JAKARTA –  Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono Kanang, meminta pemerintah mengevaluasi kembali ...
KABAR CABANG

Menjaga Api Perjuangan Bung Karno dari Kota Madiun

MADIUN – Malam mulai turun di Kota Madiun, Minggu (14/6/2026). Namun, semangat para kader PDI Perjuangan yang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Gelar ‘Gowes’ Bareng Ribuan Warga Surabaya

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar kegiatan “Kelana Bung Karno: Politik Membawa Kebermanfaatan, ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan SMA Dharma Wanita 1 Pare Tetap Khusus Anak Desil 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school khusus ...