Kamis
29 Oktober 2026 | 8 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mudik Lebaran Sambil Titip Pesan Coblos No 2

pdip-jatim-pendukung-no-2

SURABAYA – Momen Idul Fitri menyisakan banyak cerita bagi kalangan pendukung Cagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Cawagub Puti Guntur Soekarno.

Dengan berbagai ide, mereka ramai-ramai membuat aksi simpatik di kampung halaman. Saat Lebaran tiba, mereka larut dalam kegembiraan. Saling bermaaf-maafan dengan keluarga, teman-teman lama dan berjumpa dengan kenalan baru.

“Saya selipkan pesan, pilih nomor 2, Gus Ipul-Mbak Puti. Di kertas suara, letaknya di kanan,” kata Suroso warga dari Panjang Jiwo, Surabaya, Senin (18/6/2018).

Sebelum Lebaran, Suroso mudik ke Pasuruan. Ia pun kampanye kepada sanak-saudara, tetangga dan warga di desanya. “Terutama, saya sampaikan pendidikan gratis untuk SMA/SMK Negeri,” katanya.

Suroso adalah rakyat biasa. Tiap hari dia kerja serabutan. Namun, ia pemilih berat Gus Ipul-Puti. “Saya juga sampaikan, Gus Ipul dan Mbak Puti akan menguati Pak Jokowi di Jawa Timur,” ujar dia.

Sejumlah tokoh politik yang mendukung Gus Ipul-Puti, menggelar open house. Mereka bertemu dengan warga masyarakat pemilihnya.

“Kami sampaikan, Gus Ipul adalah calon gubernur hasil istikharah para kiai sepuh. Mayoritas kiai sepuh merestui sekaligus mendoakan Gus Ipul,” kata Bambang Yuwono, Plt. Ketua DPC PDIP Magetan.

Sedang Puti Guntur Soekarno, kata dia, dijelaskan kepada warga sebagai cucu Bung Karno. “Warga banyak mengerti, Mbak Puti cucu Sang Proklamator,” terang Logos, sapaan akrab anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Sementara Wakil Bupati Trenggalek, Moch. Noer Arifin, bersikap terus-terang kepada warganya. “Pendirian saya, memilih Gus Ipul-Mbak Puti. Ini penghormatan pada Bung Karno dan ulama. Saya juga ajak warga bergabung,” kata Arifin.

Saat Idul Fitri, anggota DPR Eva Kusuma Sundari keliling ke Kediri, Tulungagung dan Blitar. Dia bertemu banyak tokoh dan warga masyarakat. “Halal bihalal sambil nambah suara Gus Ipul-Mbak Puti. Ini sungguh momen kreatif,” kata Eva.

Sedangkan Ketua DPC PDIP Bangkalan, Fatkhurrahman, juga melakukan hal sama. Wakil Ketua DPRD Bangkalan itu kebanjiran tamu keluarga dan masyarakat saat Idul Fitri.

“Kalau di Bangkalan, alhamdulillah Gus Ipul dan Mbak Puti sudah dikenal. Kita mantapkan pilihan keluarga dan warga untuk Pilkada Jawa Timur,” kata dia.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menjelaskan, gerakan itu berlangsung di semua daerah di Jawa Timur. Aksi itu meluas dan menjangkau warga masyarakat di kampung dan desa.

“Ada yang bagi stiker, kalender, brosur, kirim pesan WA, memakai kaos nomor 2, atau memberi kode tertentu saat bertemu warga,” ujar politisi asal Malang ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...
HEADLINE

Gelar Berani Berkomedi, PDIP Jatim Dorong Anak Muda Berani Kritik Sosial dan Politik

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong generasi muda lebih berani mengangkat persoalan sosial dan politik ...