Jumat
31 Juli 2026 | 7 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Putusan MK, PDI Perjuangan Siap Diverifikasi KPU

pdip-jatim-Ilustrasi-pemilu-2019

JAKARTA – PDI Perjuangan siap diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik secara adminstratif ataupun faktual.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya akan patuh terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan verifikasi faktual ini.

“Kami mendukung putusan MK, tapi juga memahami jadwal dari KPU itu sangat ketat diperlukan titik temu bersama terhadap tahapan verifikasi faktual. PDIP siapkan dilakukan verifikasi sesuai dengan ketentuan UU,” kata Hasto di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Pihaknya akan membahas persoalan ini dengan Fraksi PDI Perjuangan di DPR. Intinya, apapun yang menjadi keputusan MK harus dilaksanakan.

“Tapi kita juga tidak menutup mata, partai-partai yang telah lolos ambang batas parlemen memiliki akar sejarah yang kuat dan telah eksis di republik ini jangan juga kemudian ada persoalan terkait dengan administrasi,” tuturnya.

Sementara itu, pemerintah dan Komisi II DPR pun sepakat untuk mendukung KPU dalam melakukan verifikasi faktual sebagaimana amar putusan MK  Nomor 53/PUU-XV/2017 terkait uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Putusan MK tersebut mengharuskan semua partai diverifikasi secara faktual untuk lolos sebagai peserta pemilu, mulai Pemilu 2019.

Mendagri Tjahjo Kumolo menyerahkan sepenuhnya kepada KPU untuk melakukan verifikasi faktual demi menjalankan putusan MK.

Tjahjo pun mengingatkan agar verifikasi faktual yang dilaksanakan KPU tak sampai mengganggu tahapan pemilu. Sebab, itu telah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, jangan sampai teknis verifikasi faktual yang ditempuh KPU melebihi tanggal yang telah ditetapkan untuk mengumumkan partai peserta Pemilu 2019, yakni 17 Februari 2018.

“Jangan sampai verifikasi faktual ini mengganggu tahapan pemilu yang sudah disepakati. Sesuai pada tanggal 17 (Februari) tadi. Kami sudah jelas,” kata Tjahjo.

Karena itu, pihaknya memercayakan sepenuhnya kepada KPU untuk memastikan verifikasi faktual tak mengganggu tahapan pemilu. Menurut dia, ada banyak hal yang bisa dilakukan KPU, misalnya dengan menambah jam kerja verifikator.

“Soal waktunya, jamnya, mau dikerahkan berapa orang kerja 24 jam terserah KPU,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pasca 14 Siswa SMAN 1 Pandan Diduga Keracunan MBG, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Sidak Dapur SPPG

KABUPATEN PASURUAN – Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan ...
BERITA TERKINI

Dewanti Rumpoko Desak Pemerintah Tambah Sekolah Negeri di Malang Raya

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Dewanti Rumpoko mendesak pemerintah menambah sekolah negeri di Malang Raya ...
LEGISLATIF

Untari Luncurkan ASTARI, Aplikasi Digital untuk Kawal Aspirasi dan Pengawasan Publik

MALANG – Ketua Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menghadirkan inovasi ...
LEGISLATIF

Gelar Reses III, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Heru Veri Nurcahya Siap Kawal Usulan Warga

KABUPATEN PASURUAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Heru Veri NurCahya, ...
EKSEKUTIF

Perkuat SDM dan Inovasi Daerah, Wabup Lamongan Jajaki Kerja Sama Strategis dengan UNUSA

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber ...
LEGISLATIF

Prioritaskan Aspirasi Keselamatan Warga, Yordan Soroti Lampu Penyeberangan Rusak dan Kabel Berbahaya

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa, memprioritaskan tindak lanjut ...