Senin
26 Oktober 2026 | 3 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Sidoarjo Laporkan Sebuah Akun FB Bernama Heru Dwi

pdip-jatim-dpc-sidoarjo-lapor-polisi

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Sidoarjo melaporkan sebuah akun Facebook (FB) bernama Heru Dwi ke Polresta Sidoarjo. Pasalnya, akun tersebut dinilai menyebarkan fitnah, ujaran kebencian, provokatif, dan pencemaran nama baik, terhadap Partai serta calon gubernur (cagub) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo, mengatakan akun tersebut menulis status yang isinya dinilai menyebarkan fitnah, ujaran kebencian, provokatif, dan mencemarkan nama baik, partai maupun sosok Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul.

Akun tersebut mengunggah foto yang bertuliskan kalimat ‘Seandainya Gus Iful Tidak didukung PKB-PDIP dalam Pilgub Jawa Timur’.

“Kemudian, akun ini melanjutkan komentar dalam foto status tersebut, yakni ‘Kenapa Gus Iful Mau Didukung Partai yang menistakan agama Islam dan ulama’. Komentar lanjutannya ini yang menjadi alasan kami melaporkan akun Heru Dwi ini,” kata Tito, Rabu (18/10/2017) sore.

Menurut Tito PDIP merupakan parpol berideologikan Pancasila. PDIP pun memiliki organisasi sayap partai yang menekankan kepada sisi keislaman kader-kadernya, yaitu Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

Status yang ditulis akun Heru Dwi ini, lanjutnya, merupakan fitnah yang kejam dan berpotensi memprovokasi masyarakat Kota Delta.

Pribadi Gus Ipul, sebutnya, juga tercoreng, padahal warga Jatim mengetahui sosoknya sebagai muslim yang taat.

“Akun tersebut mengaku seorang dokter PNS di RSUD Sidoarjo. Isi status-statusnya, kami telusuri, sering mengatakan hal-hal yang provokatif. Sangat tidak pantas mengucapkan kata-kata tersebut,” sambungnya.

Sedang Wakabid Kehormatan DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Mundzir Dwi Ilmiawan menegaskan, dengan dasar pada poin tiga tersebut, pihaknya menyimpulkan bahwa status dan komentar pada akun Heru Dwi tersebut adalah salah besar.

“Status itu malah cenderung fitnah dan ujaran kebencian belaka. Makanya segera kami laporkan ke aparat hukum, biar penegak hukum yang memprosesnya,” tandasnya.

Mundzir mengaku khawatir jika ini dibiarkan, akan menimbulkan gesekan maupun lainnya yang menjurus ke arah sara. Yang mengetahui hal ini masih tingkat pengurus PDIP.

“Saya khawatir kalau masyarakat bawah yang tahu, akan muncul gejolak. Saya tidak ingin situasi dan suasana Pilkada di Jakarta terbawa ke Jatim. Makanya hal sekecil apapun harus disikapi menjelang Pilgub Jatim ini,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...