Kamis
22 Oktober 2026 | 7 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Pilgub, Kiai Tapal Kuda Titipkan Surat untuk Megawati

pdip-jatim-surat-kiai-nu1

PROBOLINGGO – Aspirasi para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di kawasan Tapal Kuda, tidak hanya disampaikan secara langsung kepada Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Mereka juga menitipkan surat dalam amplop tertutup yang ditujukan ke Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Surat terkait Pilgub Jatim 2018 itu diditipkan kepada Ahmad Basarah, yang mengunjungi para kiai di Pasuruan dan Probolinggo, Jumat (8/9/2017).

Road show Basarah dimulai di Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al-Hikmah, Krampyangan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Para kiai yang berkumpul di ponpes yang diasuh KH Idris Hamid ini menitipkan surat kepada Megawati.

Pun saat di Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Pengasuh ponpes, KH. Mutawakkil Alallah pun menyerahkan surat ke Basarah untuk disampaikan kepada Megawati.

Kiai yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini menyebutkan, surat itu berisi keinginan dari para kiai sepuh se-Jawa Timur dalam menghadapi Pilgub Jatim 2018, yang beberapa kali telah bertemu, termasuk juga bertemu di kediamannya.

Kiai Mutawakkil juga menyebutkan, ulama mendukung penuh Wagub Jatim H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai cagub. Dukungan itu, jelas dia, diambil melalui musyawarah dan istikharah.

“Para ulama sepuh, baik pondok besar dan kecil, sepakat mendukung calon tunggal, yaitu Gus Ipul, sebagai Cagub Jatim. Ini sudah keputusan bulat,” katanya.

“Semoga pilihan para kiai ini membawa keberkahan. Sebanyak 38 PCNU se-Jatim sudah sepakat mengajukan calon tunggal. Saya minta DPP PDIP segera menurunkan rekomendasi untuk Gus Ipul,” tambah dia.

Tentang siapa cawagub yang pas untuk mendampingi Gus Ipul, Kiai Mutawakkil menyerahkan kepada PDI Perjuangan. “Siapa saja, terserah. Dengan catatan dia bisa menambah elektabilitas dan memanaskan mesin partai,” ucapnya.

Menerima surat dari KH Mutawakkil, Basarah berjanji akan menyimpan surat tersebut dan merahasiakan, serta hanya akan memberikannya kepada Megawati.

“Ini amanah, apalagi surat itu tulisan tangan sehingga hanya Kiai Mutawakkil saja yang tahu. Saya akan merahasiakannya dan hanya akan menyerahkan kepada Ibu Mega, biar beliau yang membukanya sendiri,” kata Basarah.

Selama bertemu dengan ulama NU tapal kuda, Basarah didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, pengurus pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) yang juga anggota Fraksi PDIP DPR RI Nasyrul Falah Amru.

Tampak juga Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, serta pengurus DPC PDI Perjuangan setempat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perlindungan Santri, DPRD Ngawi Tingkatkan Pengawasan terhadap Ponpes yang dapat Kucuran Dana Pemerintah

NGAWI – DPRD Ngawi bakal meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pondok pesantren (ponpes) yang mendapatkan kucuran ...
LEGISLATIF

Dukung UU Anti Perundungan, Renny: Perlindungan Anak Perlu Sistem Terintegrasi

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, mendukung pembentukan ...
KRONIK

Apel Akbar Bersama 2.000 Santri di Lembeyan, Suyatno Sampaikan Semangat Persatuan 

MAGETAN – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat ...
LEGISLATIF

TPA Supit Urang Terbakar, Dewanti Rumpoko Desak Pemkot Malang Lindungi Warga

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendesak Pemerintah Kota Malang ...
LEGISLATIF

PU Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro terhadap APBD 2027: Perluas Lapangan Kerja

BOJONEGORO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro menekankan pentingnya penyusunan Anggaran Pendapatan ...
EKSEKUTIF

Gerakan Pangan Murah di Blitar, Rijanto Ajak Warga Hemat Pengeluaran Keluarga

Bupati Blitar Rijanto mengajak warga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari untuk memenuhi kebutuhan ...