Sabtu
26 September 2026 | 4 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puluhan Cakades di Banyuwangi Minta Dukungan ke PDI Perjuangan

pdip-jatim-cakades-di-dpc-banyuwangi

BANYUWANGI – Puluhan calon kepala desa mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Minggu (3/9/2017) siang. Mereka berharap partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan dukungan dalam pemenangan pemilihan kepala desa mendatang.

Menurut Kepala Desk Pilkades DPC PDIP Banyuwangi Vicky Septa Linda, pihaknya sengaja membuka unit kerja tersendiri terkait pemenangan pilkades.

Hal ini juga terkait maraknya animo dari kader dan simpatisan maupun masyarakat umum yang berniat menjadi calon kepala desa.

Beberapa dari mereka, lanjut Vicky, menyampaikan harapannya agar mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. “Kami akan dampingi mereka, terkait misalnya apa saja syarat-syarat administrasi untuk menjadi calon kepala desa,” kata Vicky.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi SH yang berkesempatan hadir pada acara itu dalam sambutannya menyampaikan, kader maupun simpatisan bahkan masyarakat umum  yang datang dengan niat sukarela kepada PDI Perjuangan secara otomatis adalah keluarga besar Partai.

“Sebagai teman, sebagai keluarga, tentu wajib untuk saling membantu. Demikian halnya jika ada teman yang mau mencalonkan menjadi kades, harus dibantu,” ujar Kusnadi.

Apalagi, lanjut Kusnadi, seseorang yang berniat mencalonkan sebagai kades tentu bertujuan baik. Sebab menjadi kades adalah menghibahkan separuh dari waktunya untuk melayani warga.

Karena itu, terang Kusnadi, DPC harus memberikan informasi dan pengetahuan terkait tugas dan kewajiban kades.

Seperti memberikan gambaran bagaimana kepala desa saat sekarang mempunyai kewenangan pengelolaaan anggaran dari dana desa yang nominalnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Jadi mesti ada bimbingan untuk berhati-hati dalam penggunaannya, tertib administrasi keuangan agar tidak tersandung masalah hukum,” katanya.

Sementara tantangan ketika menjadi calon, soal dukung mendukung antar warga yang kadang berubah menjadi dukungan fanatik dan berujung pada permusuhan hingga selesai pilkades.

“Tugas calon kades terpilih adalah merukunkan kembali kelompok-kelompok pendukung terutama yang kalah. Ini juga menjadi tantangan tersendiri,” pungkas Kusnadi. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...