Rabu
12 Agustus 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puluhan Cakades di Banyuwangi Minta Dukungan ke PDI Perjuangan

pdip-jatim-cakades-di-dpc-banyuwangi

BANYUWANGI – Puluhan calon kepala desa mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Minggu (3/9/2017) siang. Mereka berharap partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan dukungan dalam pemenangan pemilihan kepala desa mendatang.

Menurut Kepala Desk Pilkades DPC PDIP Banyuwangi Vicky Septa Linda, pihaknya sengaja membuka unit kerja tersendiri terkait pemenangan pilkades.

Hal ini juga terkait maraknya animo dari kader dan simpatisan maupun masyarakat umum yang berniat menjadi calon kepala desa.

Beberapa dari mereka, lanjut Vicky, menyampaikan harapannya agar mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. “Kami akan dampingi mereka, terkait misalnya apa saja syarat-syarat administrasi untuk menjadi calon kepala desa,” kata Vicky.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi SH yang berkesempatan hadir pada acara itu dalam sambutannya menyampaikan, kader maupun simpatisan bahkan masyarakat umum  yang datang dengan niat sukarela kepada PDI Perjuangan secara otomatis adalah keluarga besar Partai.

“Sebagai teman, sebagai keluarga, tentu wajib untuk saling membantu. Demikian halnya jika ada teman yang mau mencalonkan menjadi kades, harus dibantu,” ujar Kusnadi.

Apalagi, lanjut Kusnadi, seseorang yang berniat mencalonkan sebagai kades tentu bertujuan baik. Sebab menjadi kades adalah menghibahkan separuh dari waktunya untuk melayani warga.

Karena itu, terang Kusnadi, DPC harus memberikan informasi dan pengetahuan terkait tugas dan kewajiban kades.

Seperti memberikan gambaran bagaimana kepala desa saat sekarang mempunyai kewenangan pengelolaaan anggaran dari dana desa yang nominalnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Jadi mesti ada bimbingan untuk berhati-hati dalam penggunaannya, tertib administrasi keuangan agar tidak tersandung masalah hukum,” katanya.

Sementara tantangan ketika menjadi calon, soal dukung mendukung antar warga yang kadang berubah menjadi dukungan fanatik dan berujung pada permusuhan hingga selesai pilkades.

“Tugas calon kades terpilih adalah merukunkan kembali kelompok-kelompok pendukung terutama yang kalah. Ini juga menjadi tantangan tersendiri,” pungkas Kusnadi. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...