Selasa
25 Agustus 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pancasila Tak Bertentangan dengan Agama

pdip-jatim-yudi-latief1

JAKARTA – Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif menegaskan, agama dan Pancasila bukan sesuatu yang harus dipertentangkan.

Dia memastikan, salah satu sasaran kerja UKP-PIP adalah meluruskan pandangan yang salah soal Pancasila dan agama ini.

“Pendekatan kita sebenarnya pendekatan merangkul karena bisa jadi orang itu menolak Pancasila, barangkali persepsi, barang kali belum sepenuhnya memahami,” kata Yudi di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Yudi tak menampik belakangan memang kerap muncul anggapan seolah Pancasila dihadapkan dengan agama. Seolah Pancasila dan agama adalah hal yang sama sehingga harus dipilih salah satunya.

“Padahal saya sering katakan Pancasila dan agama satu hal yang bereda, tidak bisa dibandingkan,” ucapnya.

Yudi mengibaratkan agama sebagai menara yang menjulang keatas. Tiap agama memiliki menaranya masing-masing. Pancasila adalah jembatan yang menghubungkan menara-menara itu.

“Jadi kalau agama itu tower menjulang ke atas, Pancasila itu jembatan penghubungnya yang memungkinkan orang, agama apapun, berkomunikasi dan berdialog di ruang publik,” papar Yudi.

Dia berpendapat, penilaian yang salah terhadap Pancasila muncul karena kurangnya sosialisasi. Di situ lah UKP-PIP akan masuk.

Lembaga ini akan mensosialisaskkan nilai-nilai Pancasila ke berbagai kalangan, termasuk yang selama ini menentang Pancasila.

“Kami akan mendatangi kelompok apapun dengan tanpa prasangka. Karena semangat kami merangkul semua kelompok masuk ke rumah bersama Pancasila itu,” ucapnya.

Yudi Latif resmi melantik tiga orang deputi di Gedung Sekretariat Kabinet, Kompleks Istana Kepresiden. Pelantikan dilakukan berdasarkan Salinan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TPA Tahun 2017.

Usai pelantikan, Yudi Latif memperkenalkan satu per satu tiga deputi yang dilantiknya. Pertama, Anas Saidi sebagai Deputi Bidang Pengkajian dan Materi. Kedua, adalah Hariyono sebagai Deputi Bidang Advokasi. Ketiga, Silverius Yoseph Soeharso sebagai deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi.

“Deputi-deputi ini mencerminkan keberagaman Indonesia. Dan mengombinasikan antara kompetensi dan representasi,” ujarnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Terharu Saksikan Visual Drone di Closing Ceremony Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Closing ceremony Final Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026), ...
KRONIK

Soekarno Cup Jaga Rumput GBT, Panggung Penutupan Ditempatkan di Jogging Track

Soekarno Cup 2026 menempatkan panggung penutupan di jogging track GBT untuk menjaga rumput tetap prima dan ...
LEGISLATIF

Reses, Erix Maulana Siap Fasilitasi Persoalan Hukum Warga

BOJONEGORO – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...