Selasa
25 Agustus 2026 | 9 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tradisi Halal Bi Halal Perkuat Tali Persaudaraan

pdip-jatim-hasto-halal-bihalal-batu
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat hadiri halal bi halal kader PDIP se-Jatim di Malang, tahun 2016

JAKARTA  – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, tradisi Halal Bi Halal sungguh hidup, menjabarkan kepribadian bangsa Indonesia yang suka tolong menolong, gotong royong dan menjadikan hari raya Idul Fitri sebagai momentum memperkuat tali persaudaraan sambil bermaaf-maafan.

“Dalam perspektif kesejarahan, tradisi halal bi halal yang dimulai dengan penuh kesadaran baik di kalangan pemimpin nasional maupun masyarakat luas dimulai sejak tahun 1948,’ kata Hasto, kemarin.

Saat itu, sebut Hasto, Indonesia dilanda berbagai persoalan seperti pemberontakan, dan elit politik yang saling bertengkar serta tidak mau bermusyawarah.

Atas dasar hal tersebut, pada pertengahan bulan Ramadan, Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara.

Kiai pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini diminta pendapatnya bagaimana Lebaran menjadi momentum agar para tokoh bangsa dan elit politik yang berbeda pendapat bisa bertemu dan bermusyawarah.

Mendengar hal tersebut maka KH Wahab mengusulkan perlunya silaturahmi. “Namun Bung Karno meminta istilah yang lain, dan akhirnya disepakati halal bi halal, yang maknanya saling menghalalkan,” papar Hasto.

Oleh karena itu, sejak tahun 1948, tradisi Idul Fitri menjadi momentum halal bi halal guna saling bermaaf-maafan dan mengedepankan persaudaraan sebagai satu bangsa.

“PDI Perjuangan mengajak seluruh komponen bangsa untuk benar-benar menggunakan momentum Lebaran tersebut guna memerkokoh persaudaraan nasional agar bangsa ini dapat segera bangkit mengejar ketertinggalannya dengan cara gotong royong,” ujarnya.

Seluruh kader PDI Perjuangan, tambah dia, menghikmati Idul Fitri tidak hanya sebagai hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa. Tapi juga mengambil semangat halal bi halal tersebut guna meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa.

“Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujar memberikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...