Minggu
23 Agustus 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ada Nuansa Jadul di Peringatan HUT Kota Blitar

pdip-jatim-samanhudi-blitar-jadul

BLITAR – Ada nuansa berbeda jika kita berkunjung ke Kota Blitar di awal-awal bulan April. Sebab, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di kota berjuluk Bumi Bung Karno ini, mengenakan pakaian jaman dulu alias (jadul).

Seluruh pegawai BUMN/D, pelajar, tukang sampah hingga pegawai SPBU pun mengenakan pakaian jaman dulu, atau pakaian tradisional tempo dulu.

Pengunaan pakaian jadul itu terkait peringatan HUT Kota Blitar, yang tahun ini merupakan ke-111.

Seperti tahun sebelumnya, memperingati HUT Kota Blitar, pemerintah kota setempat juga menggelar bazar Blitar Jadul.

Sama seperti bazar pada umumnya, hanya basar jadul ini dipoles dengan nuansa jaman dulu.  Baik stand bazar, pakaian yang digunakan penunggu stand, serta berbagai pernak-pernik yang dijual.

Bazar Blitar Jadul yang digelar di alun-alun Kota Blitar ini digelar lima hari mulai Rabu 5 April hingga Minggu 9 April. Pembukaan bazar dilakukan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar.

Menurut Samanhudi, bazar Blitar jadul selain untuk memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata serta potensi Kota Blitar, juga untuk mengingatkan kembali warga Kota Blitar akan sejarahnya.

Oleh karena itu, semua yang ditampilkan di stand-stand bernuansa tradisional. Seperti makanan dan minuman tradisional dan kerajinan tradisional.

“Tujuannya adalah mengingatkan kembali warga Blitar pada jati dirinya. Atau yang sering kita dengar dengan pepatah, wong jowo ojo lali jowone, wong Blitar ojo lali Blitare. Jangan sekali-sekali kita meninggalkan sejarah,” kata Samanhudi Anwar.

Wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini menyebutkan, bazar Blitar jadul juga merupakan wujud dari ekonomi kreatif seperti yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota Blitar tanpa harus mengesampingkan kearifan lokal.

Tak kurang dari 140 stand, baik dari instansi pemerintahan, kelurahan, UMKM, TNI, dan Polri ikut memeriahkan bazar Blitar jadul. Juga ada 13 stand dari kabupaten/kota sekitar turut berpartisipasi.

“Bazar Blitar jadul sudah semakin merakyat, karena dari tahun ke tahun pesertanya semakin antusias. Bahkan diikuti oleh kabupaten dan kota lain disekitar Kota Blitar,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Babad, Amin Thohari Bahas Penurunan APBD 2027 hingga Kemandirian Pangan

BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, menggelar Reses Masa Sidang II ...
KRONIK

Soroti Kekerasan Seksual di Madura, Hj. Ansari: Ruang Aman Perempuan Tanggung Jawab Bersama

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong penguatan ruang aman bagi perempuan di Kabupaten ...
KRONIK

Dorong Kesetaraan Pembangunan, Hosnan PDIP Dukung Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan

SUMENEP – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, menegaskan dukungannya terhadap langkah Pemerintah ...
KABAR CABANG

BKN Trenggalek Dikukuhkan, Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Pelestarian Jaranan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengukuhkan kepengurusan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...