Senin
17 Agustus 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Paslon Lain Masih Beretorika, Ahok-Djarot Sampaikan Solusi Konkret

pdip-jatim-ahok-bersama-ibu-ibu

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, penampilan pasangan nomor urut 2 Ahok-Djarot saat debat kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Jumat (27/1/2017) sangat mengejutkan.

Menurut Hasto, desain pertanyaan saat debat kedua semalam, sepertinya mengritisi pasangan petahana ini.

“Namun hal yang mengejutkan terjadi. Ahok – Djarot mampu keluar dari kepungan. Pasangan dengan elektabilitas tertinggi menurut SMRC tersebut mampu menampilkan solusi konkret,” kata Hasto, semalam.

Hasilnya, tambah Hasto, birokrasi DKI bersih dari pungli, pelayanan publik meningkat, dan muncul kesadaran kolektif untuk meningkatkan kinerja birokrasi.

“Karena itulah sungai-sungai bersih, taman-taman baru dibangun, dan program KJP dan KJS dapat diterima secara luas,” paparnya.

Ahok-Djarot dinilainya juga menerapkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.

“Kami yakin di bawah kepemimpinan yang tegas, berani mendisiplinkan, tanpa korupsi Jakarta jadi lebih baik, sehingga kami sangat puas dengan Pak Ahok-Djarot,” ujar Hasto.

Dia menilai bahwa ada strategi yang salah diterapkan oleh dua pasangan lainnya. Mereka dinilai terlalu berambisi menyerang Ahok-Djarot, sampai melewatkan gagasan penting yang konkret untuk mengatasi berbagai persoalan di DKI.

“Kembali terbukti bahwa Pak Ahok semakin matang, dan sama sekali tidak ada nada emosi yang muncul,” ucap dia.

Hasto memuji pernyataan Ahok-Djarot saat akhir debat. Ahok dan Djarot, kata Hasto, menyatakan bukan sedang berjanji melawan ketidakadilan di Jakarta, tapi sudah membuktikannya.

“Kalau yang lain masih beretorika melawan ketidakadilan, Pak Ahok dan Pak Djarot sudah membuktikan bagaimana ketidakadilan tersebut dilawan melalui kebijakan-kebijakan yang konkret dan membumikan,” ujar Hasto.

Sementara itu, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyatakan dukungannya kepada pasangan Ahok-Djarot untuk kembali menjabat sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Saya coba perhatikan secara cermat dan seksama setelah saya perhatikan dan saya lama jadi penduduk di Jakarta sekitar 10 tahun, Jakarta itu perlu pemimpin yang cerdas, tangan yang gesit, nah itu ada di calon nomor dua. Saya dukung yang betul-betul pantas jadi gubernur, saya lihat itu ada di nomor dua,” tandas Antasari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Keturunan Ki Ronggo Gelar Tasyakuran HUT RI di Makam Leluhur

BONDOWOSO – Tanggal 17 Agustus memiliki arti khusus bagi Kabupaten Bondowoso. Selain diperingati sebagai Hari ...
LEGISLATIF

Renny: Penurunan Kemiskinan Harus Jadi Pijakan Kebijakan, Bukan Sekadar Statistik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta capaian penurunan angka ...
KRONIK

Warga Pleret Upacara Detik-detik Proklamasi di Dam, Kibarkan Merah Putih Raksasa

KABUPATEN ​PASURUAN – Pemandangan berbeda terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ...
SEMENTARA ITU...

Anton: Keterlibatan Warga dalam HUT Kemerdekaan Bentuk Nyata Cinta Indonesia

Anton Kusumo menilai keterlibatan warga dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bentuk nyata kecintaan kepada ...
KABAR CABANG

JJS HUT RI ke-81, PDI Perjuangan Pamekasan: Sehat Bersama, Kompak Bergotong Royong

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Pamekasan memperingati HUT ke-81 RI dengan menggelar jalan-jalan sehat (JJS) di Desa ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Warga Kediri Berempati dan Doakan Korban Gempa NTT

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak masyarakat Kabupaten Kediri bersama-sama berempati dan ...