Sabtu
24 Oktober 2026 | 4 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Paslon Lain Masih Beretorika, Ahok-Djarot Sampaikan Solusi Konkret

pdip-jatim-ahok-bersama-ibu-ibu

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, penampilan pasangan nomor urut 2 Ahok-Djarot saat debat kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Jumat (27/1/2017) sangat mengejutkan.

Menurut Hasto, desain pertanyaan saat debat kedua semalam, sepertinya mengritisi pasangan petahana ini.

“Namun hal yang mengejutkan terjadi. Ahok – Djarot mampu keluar dari kepungan. Pasangan dengan elektabilitas tertinggi menurut SMRC tersebut mampu menampilkan solusi konkret,” kata Hasto, semalam.

Hasilnya, tambah Hasto, birokrasi DKI bersih dari pungli, pelayanan publik meningkat, dan muncul kesadaran kolektif untuk meningkatkan kinerja birokrasi.

“Karena itulah sungai-sungai bersih, taman-taman baru dibangun, dan program KJP dan KJS dapat diterima secara luas,” paparnya.

Ahok-Djarot dinilainya juga menerapkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.

“Kami yakin di bawah kepemimpinan yang tegas, berani mendisiplinkan, tanpa korupsi Jakarta jadi lebih baik, sehingga kami sangat puas dengan Pak Ahok-Djarot,” ujar Hasto.

Dia menilai bahwa ada strategi yang salah diterapkan oleh dua pasangan lainnya. Mereka dinilai terlalu berambisi menyerang Ahok-Djarot, sampai melewatkan gagasan penting yang konkret untuk mengatasi berbagai persoalan di DKI.

“Kembali terbukti bahwa Pak Ahok semakin matang, dan sama sekali tidak ada nada emosi yang muncul,” ucap dia.

Hasto memuji pernyataan Ahok-Djarot saat akhir debat. Ahok dan Djarot, kata Hasto, menyatakan bukan sedang berjanji melawan ketidakadilan di Jakarta, tapi sudah membuktikannya.

“Kalau yang lain masih beretorika melawan ketidakadilan, Pak Ahok dan Pak Djarot sudah membuktikan bagaimana ketidakadilan tersebut dilawan melalui kebijakan-kebijakan yang konkret dan membumikan,” ujar Hasto.

Sementara itu, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyatakan dukungannya kepada pasangan Ahok-Djarot untuk kembali menjabat sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Saya coba perhatikan secara cermat dan seksama setelah saya perhatikan dan saya lama jadi penduduk di Jakarta sekitar 10 tahun, Jakarta itu perlu pemimpin yang cerdas, tangan yang gesit, nah itu ada di calon nomor dua. Saya dukung yang betul-betul pantas jadi gubernur, saya lihat itu ada di nomor dua,” tandas Antasari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...