Jumat
21 Agustus 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

15 Ribu Pemuda Mati Karena Narkoba, Jokowi: Berapa Pengedar, Bandar yang Mati?

pdip-jatim-jokowi-bb-narkoba

pdip-jatim-jokowi-bb-narkobaJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan (narkoba) sebanyak 445 kg sabu, 190.000 butir ekstasi, 422 ganja kering, dan 323 ribu butir happy five, di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2016) pagi.

Menurut Presiden, jumlah yang dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) itu sangat besar sekali. “Kalau kita lihat, sekali lagi saya sampaika, 15 ribu generasi muda kita mati setiap tahun karena narkoba. Berapa pengedar dan bandar yang mati setiap tahunnya? Ini pertanyaan untuk Kepala BNN,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Dengan melihat banyaknya barang bukti yang dimusnahkan itu, dan membandingkannya dengan jumlah kematian generasi mudah setiap tahunnya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya perang terhadap narkoba.

“Kalau melihat barang seperti ini, kita harus sekali lagi menyatakan perang besar terhadap narkoba,” tegas Presiden Jokowi.

Selamatkan 3 Juta Jiwa

Sebelumnya Kepala BNN Budi Waseso dalam laporannya menyampaikan,, bahwa sejak Januari sampai saat ini, BNN bekerja sama Polri, TNI, dan Bea Cukai serta instansi terkait lainnya, telah menyita barang bukti narkoba berupa 990 kg sabu, 3 ton 51 kg ganja, dan 616.534 ekstasi.

“Tersangka sebanyak 196 tersangka dan aset sitaan senilai Rp261.863.413.000,” kata Buwas, panggilan akrab Budi Waseso.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah 445 kg sabu, 190.840 butir ekstasi, 422 kg ganja kering, 323 ribu butir happy five.  “Barang bukti tersebut diperoleh dari beberapa kasus yang ditangani oleh BNN, Polri, beserta Bea Cukai dengan jumlah tersangka 29 orang,” lanjut Buwas.

Ditambahkan oleh Kepala BNN itu, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti kasus narkoba dalam tempo 2 bulan terakhir yang berhasil disita, dan telah mendapatkan penetapan penyitaan dari Kejaksaaan untuk dimusnahkan.

“Dengan memusnahkan barang bukti ini maka negara telah menyelamatkan kurang lebih 3 juta jiwa warga negara Indonesia,” kata Buwas.

Sebelum dilakukan pemusnahan, Presiden Jokowi didampingi Menko Polhukam Wiranto, Kepala BNN Budi Waseso, beserta sejumlah pejabat terkait lainnya, melakukan mengambil sampel dari barang bukti untuk kemudian dilakukan uji laboratorium. Setelah dilakukan pengetesan sampel, Presiden memasukkan barang bukti ke incinerator untuk dimusnahkan.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono (Seskab) Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno (Mensesneg), Kepala BNN Budi Waseso, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Kepala BPOM, Plt Gubernur DKI, serta perwakilan dari Kejaksaan Agung. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...