JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut memikirkan masa depan bangsa. Ia menilai anak muda perlu berempati, menyaring informasi, serta berani menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah.
Hal itu disampaikan Widarto saat menghadiri nonton bareng film satir Bapak Paling Jujur yang digelar DPC PDI Perjuangan Jember di Kota Cinema Mall, Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Rabu (28/10/2026). Hadir dalam kegiatan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu ratusan anak muda.
“Begitu banyak informasi hari ini. Tinggal bagaimana kita berbagi informasi yang benar dan tidak hanya berpikir tentang diri sendiri,” kata Widarto.
Ia mengajak generasi muda menyampaikan masukan, saran, dan kritik agar arah pembangunan bangsa tetap sejalan dengan cita-cita para pendiri negara.
Menurut Widarto, politik berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Kebijakan di bidang-bidang tersebut merupakan hasil keputusan politik yang melibatkan pemerintah dan legislatif.

“Apa yang ada di hidup kita ini, mulai dari pendidikan, kesehatan dan banyak hal lainnya lagi, berkat keputusan pemerintah yang notabene hasil keputusan politik bersama eksekutif dan legislatif,” ujarnya.
DPC PDI Perjuangan Jember memesan satu studio untuk pemutaran film secara gratis. Film drama komedi satir garapan Fajar Nugros itu dijadikan sarana untuk mengenalkan politik melalui budaya populer.
Panitia juga menggelar kuis tentang sejarah Sumpah Pemuda, mulai dari penggagas, penulis naskah, hingga tokoh-tokoh yang terlibat. Kegiatan tersebut menjadi upaya Partai mendekati generasi muda sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam kehidupan politik. (art/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













