Selasa
25 Agustus 2026 | 10 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

PDIP-Jatim Tari Kolosal Jatim 25082026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final Soekarno Cup 2026 yang mempertemukan Banteng Jawa Barat vs Banteng Bali, pada Senin (24/8/2026), di Gelora Bung Tomo. Pertunjukan tersebut dikreasikan oleh Sanggar Dimar Dance Theater dengan mengangkat kekayaan seni dan budaya Jawa Timur.

Asisten Sutradara Dimar Dance Theater, Rizza Jajuk, mengatakan pertunjukan tersebut dirancang untuk memperkenalkan beragam kesenian dan etnis budaya yang berkembang di Jawa Timur.

“Kita mengusung tampilan Wonderful of East Java yang menunjukkan konsep keindahan seni dan budaya Jawa Timur. Di sini kita menampilkan dan mempresentasikan etnis-etnis budaya yang ada di Jawa Timur,” kata Rizza.

Sejumlah kesenian khas Jawa Timur ditampilkan dalam pertunjukan tersebut. Di antaranya, Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang. Beragam kesenian itu dikemas dalam satu pertunjukan tari kolosal yang berlangsung selama sekitar 10 menit.

Rizza menjelaskan, penampilan tersebut melibatkan kolaborasi sejumlah sanggar dan lembaga pendidikan. Selain Dimar Dance Theater, para penari berasal dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), SMKI, SMK Negeri 12, serta Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW).

“Kita melibatkan banyak sanggar di sini, ada dari Unesa, SMKI, Dimar Dance Theatre, kemudian dari SMK 12 dan STKW,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pertunjukan “Wonderful of East Java” menghadirkan 10 tarian Jawa Timur dengan melibatkan sekitar 260 talent penari.

“Untuk penampilan ini total ada 10 tarian Jawa Timur, melibatkan 260 talent penari, yang dikemas dalam sebuah seni pertunjukan dengan berdurasi 10 menit,” pungkasnya.

Pertunjukan tersebut menjadi salah satu sajian budaya dalam rangkaian final Soekarno Cup 2026. Selain memberikan hiburan bagi penonton, tari kolosal itu sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman seni tradisi Jawa Timur di tengah gelaran kompetisi sepak bola antardaerah tersebut. (gio/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...