Selasa
13 Oktober 2026 | 11 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

pdip-jatim-250415-indi-naidha

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memangkas anggaran pencetakan stiker penanda penerima bantuan sosial yang mencapai Rp2,8 miliar. Anggaran tersebut dinilai terlalu besar untuk sekadar mencetak stiker.

Permintaan tersebut disampaikan keduanya dalam rapat dengar pendapat pembahasan KUPA-PPAS, pada Selasa (18/8/2026).

Nuki, sapaan akrab Wahyu Prayudi Nugroho, mengusulkan agar stiker tidak dibedakan berdasarkan jenis program bantuan. Menurut dia, satu jenis stiker dengan kode batang atau barcode sudah cukup untuk menandai penerima bantuan sekaligus menghemat biaya pencetakan.

“Jadi satu bisa. Yang urgensi ini sebenarnya barcode-nya,” ujar Nuki.

Hal senada disampaikan Indi Naidha. Sekretaris Komisi D ini mempertanyakan jumlah stiker yang direncanakan karena tidak seluruh penduduk Jember merupakan penerima bantuan sosial.

“Penduduk Jember 2,6 juta, kan tidak semua miskin. Tidak mungkin dikasih stiker semua,” jelas Indi.

Pemkab Jember mengalokasikan Rp2,8 miliar dalam Perubahan APBD 2026 untuk mencetak 703 ribu stiker penerima bantuan sosial. Rinciannya, 398 ribu stiker penerima Bantuan Pangan Non Tunai senilai Rp1,592 miliar, 210 ribu stiker penerima manfaat Universal Health Coverage senilai Rp840 juta, dan 95 ribu stiker penerima Program Keluarga Harapan senilai Rp380 juta.

Kepala Dinas Sosial Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan stiker tersebut diperlukan untuk memastikan penerima bantuan mudah diidentifikasi. Usulan itu muncul setelah petugas Badan Pusat Statistik menemukan warga yang mengaku tidak pernah menerima bantuan atau lupa pernah menerimanya.

“Jadi, nantinya kita tempeli rumah-rumah penerima bantuan,” kata Helmi.

Namun, usulan tersebut kini dipersoalkan DPRD karena dinilai masih dapat diefisienkan, terutama dengan menyederhanakan jenis stiker dan memanfaatkan teknologi barcode. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...