Kamis
24 September 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

pdip jatim 260803 ec

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di tingkat RT/RW tidak memaksakan besaran iuran kepada warga. Menurutnya, semangat gotong royong harus tetap memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat sehingga kontribusi untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan dilakukan secara sukarela.

Eri mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ayo jaga Kota Surabaya, karena Surabaya adalah Kota Pahlawan dan Hari Kemerdekaan ini menjadi ujung tombak kita untuk selalu menebar kebaikan,” kata Eri, Selasa (4/8/2026).

Ia menegaskan, tidak semua warga memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Karena itu, panitia peringatan HUT RI di lingkungan kampung diminta tidak menetapkan nominal tertentu dalam pengumpulan iuran.

“Saya minta tolong kepada warga Surabaya, kita ini harus hidup gotong royong, apalagi menyambut Hari Kemerdekaan. Tapi yang harus kita ingat, tidak semua orang memiliki rezeki yang sama, maka ketika meminta iuran untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan ini kita memberikan iuran yang sukarela, tidak menentukan angkanya berapa,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Imbauan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Pemerintah Kota Surabaya yang mengatur penarikan iuran di lingkungan RT/RW. Dalam ketentuan itu disebutkan bahwa iuran rutin hanya diperuntukkan bagi kebutuhan keamanan, kebersihan, dan fasilitas umum yang belum diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

Sementara itu, iuran untuk kegiatan peringatan HUT RI tetap diperbolehkan, namun harus bersifat sukarela tanpa adanya pemaksaan nominal.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan sumbangan warga harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Prinsip utamanya adalah tidak ada paksaan nominal. Penarikan dilakukan secara sukarela, tanpa mematok besaran angka, dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi warga,” tegas Eddy.

Menurutnya, semangat sukarela dalam perayaan HUT RI menjadi bagian dari penguatan nilai gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Pemkot Surabaya berharap seluruh rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI dapat berlangsung meriah, transparan, serta semakin mempererat solidaritas antarwarga. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Minta Reformasi Tata Kelola Lapas Usai Temuan Fasilitas Istimewa

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan reformasi mendasar terhadap tata kelola lembaga ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...