Selasa
04 Agustus 2026 | 8 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

pdip jatim 260803 ec

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di tingkat RT/RW tidak memaksakan besaran iuran kepada warga. Menurutnya, semangat gotong royong harus tetap memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat sehingga kontribusi untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan dilakukan secara sukarela.

Eri mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ayo jaga Kota Surabaya, karena Surabaya adalah Kota Pahlawan dan Hari Kemerdekaan ini menjadi ujung tombak kita untuk selalu menebar kebaikan,” kata Eri, Selasa (4/8/2026).

Ia menegaskan, tidak semua warga memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Karena itu, panitia peringatan HUT RI di lingkungan kampung diminta tidak menetapkan nominal tertentu dalam pengumpulan iuran.

“Saya minta tolong kepada warga Surabaya, kita ini harus hidup gotong royong, apalagi menyambut Hari Kemerdekaan. Tapi yang harus kita ingat, tidak semua orang memiliki rezeki yang sama, maka ketika meminta iuran untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan ini kita memberikan iuran yang sukarela, tidak menentukan angkanya berapa,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Imbauan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Pemerintah Kota Surabaya yang mengatur penarikan iuran di lingkungan RT/RW. Dalam ketentuan itu disebutkan bahwa iuran rutin hanya diperuntukkan bagi kebutuhan keamanan, kebersihan, dan fasilitas umum yang belum diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

Sementara itu, iuran untuk kegiatan peringatan HUT RI tetap diperbolehkan, namun harus bersifat sukarela tanpa adanya pemaksaan nominal.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan sumbangan warga harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Prinsip utamanya adalah tidak ada paksaan nominal. Penarikan dilakukan secara sukarela, tanpa mematok besaran angka, dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi warga,” tegas Eddy.

Menurutnya, semangat sukarela dalam perayaan HUT RI menjadi bagian dari penguatan nilai gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Pemkot Surabaya berharap seluruh rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI dapat berlangsung meriah, transparan, serta semakin mempererat solidaritas antarwarga. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...