Senin
21 September 2026 | 2 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

pdip jatim 260306 ei

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas yang diduga menjadi mata rantai utama maraknya pencurian aset milik Pemerintah Kota Surabaya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus rantai kejahatan sekaligus melindungi aset publik yang dibangun menggunakan anggaran daerah.

Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, menyusul maraknya kasus pencurian fasilitas umum yang berdampak pada berkurangnya kualitas pelayanan kepada masyarakat dan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sorotan tersebut menguat setelah dua kursi besi berlogo Pemerintah Kota Surabaya milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditemukan di sebuah lapak penampung barang bekas di Jalan Kaliwaron. Sebelumnya, sejumlah aset lain seperti pagar pembatas jalan hingga tiang lampu di kawasan Jalan Ketabang Kali dan sekitar Jembatan Surabaya Plaza juga dilaporkan hilang.

Menurut Eri, aset daerah tidak hanya memiliki nilai administrasi sebagai barang milik pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Secara nominal harga satu kursi besi mungkin tidak sebesar gedung atau lahan strategis. Namun nilai manfaatnya sangat besar karena digunakan masyarakat untuk beristirahat, berinteraksi, berolahraga, hingga menikmati ruang publik,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Ia menegaskan, setiap aset yang hilang memaksa pemerintah mengalokasikan kembali anggaran untuk pengadaan barang pengganti. Kondisi tersebut membuat APBD yang semestinya digunakan untuk pembangunan baru justru terserap mengganti fasilitas yang dicuri.

“Ini bukan sekadar persoalan kehilangan barang. Dampaknya dirasakan masyarakat karena pelayanan publik berkurang, sementara pemerintah harus mengeluarkan anggaran lagi untuk penggantian,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain mendorong penguatan sistem pengamanan aset melalui pemasangan identitas permanen, kamera pengawas (CCTV), patroli, dan pengawasan rutin, Eri menilai penegakan hukum harus menyasar jaringan penadah yang diduga menjadi faktor utama terus berulangnya pencurian aset publik.

“Pengawasan tidak boleh berhenti pada inventarisasi. Penegakan hukum juga harus menyasar jaringan penadah. Selama masih ada pihak yang menampung barang hasil curian, aksi pencurian aset publik akan terus berulang,” tandasnya.

Komisi C DPRD Kota Surabaya berharap pengamanan aset daerah menjadi perhatian seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap fasilitas yang dibangun menggunakan uang rakyat dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan tanpa terus membebani APBD akibat aksi pencurian. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tuban Lantik Pengurus Ranting Se-Kecamatan Senori dan Parengan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Pengurus ...
LEGISLATIF

Amirah Dorong Pokir DPRD Kota Batu Sasar Pemulihan Ekonomi hingga Kelompok Inklusif

BATU — Anggota Komisi C DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI Perjuangan, Amirah Ghaida Dayanara, mendorong agar ...
KRONIK

Seusai Berlari, Peserta Soekarno Run BWX Disambut Sport Massage Terapis Disabilitas Netra

BANYUWANGI — Kaki pegal dan tubuh yang mulai terasa lelah menjadi hal biasa setelah pelari menyelesaikan lomba. ...
KRONIK

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah pada Minggu (20/9/2026). Event lari ...
UMKM

Pendampingan UMKM Kuliner Tuban; Pentingnya Cerita di Balik Rasa

TUBAN – Bisnis kuliner tak sekadar bagaimana menghadirkan rasa masakan yang istimewa. Cerita di ralik rasa sebuah ...
LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...