Rabu
12 Agustus 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Silaturahmi Kebangsaan, Megawati Sambut Hangat Jajaran Tokoh Gerakan Nurani Bangsa

pdip jatim 260622 silaturahmi kebangsaan 2

JAKARTA – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB).

Pertemuan bertajuk ‘Silaturahmi Kebangsaan’ tersebut digelar di Kantor Megawati Institute, Jalan Diponegoro No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) siang.

Megawati Soekarnoputri tiba di gedung Megawati Institute sekitar pukul 12.50 WIB.

Kehadiran putri proklamator Bung Karno tersebut langsung disambut hangat oleh jajaran pimpinan lembaga kajian tersebut.

Tampak menyambut kedatangan Megawati di antaranya Kepala Megawati Institute Hilmar Farid, Dewan Pembina Megawati Institute Darmadi Durianto, serta Bendahara Megawati Institute Selly Andriany Gantina.

Selain itu, politisi senior PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, juga terlihat hadir mendampingi di lokasi untuk mengikuti rangkaian pertemuan strategis ini.

Silaturahmi Kebangsaan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari Gerakan Nurani Bangsa yang dikenal konsisten menyuarakan isu-isu kemanusiaan, keberagaman, dan moralitas bernegara.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Ignatius Kardinal Suharyo, Pendeta Gomar Gultom, serta budayawan Romo Franz Magnis Suseno SJ.

Selain itu, hadir pula akademisi Karlina R. Supelli, mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Lalu, Mantan Komisioner Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsara; Lab45 Andi Widjajanto; akademisi Francisia Seda; Pendiri dan Penasihat Nalar Institute, Yanuar Nugroho.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.00 ini dikemas secara santai namun khidmat.

Megawati yang tampak mengenakan batik bermotif berwarna merah muda tampak membuka pemaparannya.

Saat mengawali berbicara, Ibu Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (istri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid) serta putri Gus Dur, Inayah Wahid tiba di ruang pertemuan.

Megawati pun menghentikan paparannya, lalu menyalami dan memegang pundak Sinta Wahid yang tampak mengenakan batik bercorak dan keruduk berwarna cream.

Megawati tampak cipika cipiki dengan Sinta Wahid dan mengobrol santai sejenak.

Para tokoh yang tamu undangan dalam pertemuan itu pun tampak tersenyum melihat momen pertemuan kedua tokoh perempuan tersebut.

Lalu, Megawati pun kembali melanjutkan paparannya dan membahas sejumlah isu kebangsaan.

Pertemuan kebangsaan ini mendiskusikan berbagai persoalan fundamental bangsa, pentingnya menjaga persatuan, serta mengawal moral dan hati nurani dalam kehidupan bernegara demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...