Kamis
06 Agustus 2026 | 5 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

pdip jatim 260618 kaji ipuk

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif melalui penyampaian informasi yang berimbang, akurat, dan konstruktif.

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif melalui penyampaian informasi yang berimbang, akurat, dan edukatif. Karena itu, ia mengajak insan pers untuk terus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas, fungsi, dan peran DPRD.

Hal tersebut disampaikan Syaifuddin saat menggelar silaturahmi bersama awak media dan Jurnalis Dewan Surabaya di kediamannya di Jalan Porong Nomor 8 Surabaya.

Menurutnya, DPRD merupakan lembaga yang lahir dari amanat konstitusi sehingga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut harus terus dijaga. Dalam konteks itulah media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara lembaga legislatif dan masyarakat.

“Kalau DPRD tidak dipercaya oleh publik, maka tingkat partisipasi, kepedulian, ketertiban, dan patriotisme masyarakat terhadap kotanya akan tergerus,” ujar Syaifuddin, Rabu (17/6/2026).

Legislator yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menegaskan bahwa kritik dan masukan merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Namun demikian, penyampaian informasi kepada masyarakat juga perlu diarahkan untuk memperkuat pemahaman publik terhadap proses dan kerja-kerja kelembagaan yang dijalankan DPRD.

“Kritik boleh, saran boleh. Tetapi tujuan akhirnya adalah edukasi masyarakat. Kalau yang didominasi hanya kejelekan, maka kita sama dengan menggerus patriotisme terhadap kotanya sendiri,” katanya.

Syaifuddin menilai jurnalistik memiliki posisi strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kebijakan, pengawasan, maupun fungsi legislasi yang dijalankan DPRD.

Menurutnya, tanpa dukungan media, berbagai program dan kerja kelembagaan tidak akan dapat dipahami secara luas oleh masyarakat.

“Tanpa jurnalistik, apa pun yang dilakukan tidak akan bisa dipahami dan dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syaifuddin juga menegaskan komitmennya untuk menjaga komunikasi yang terbuka dengan insan pers. Ia menyebut pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk media massa sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Saya orangnya terbuka. Ini bukan tentang diri saya pribadi, tetapi tugas kelembagaan. Karena itu saya mengajak semuanya bersama-sama menjalankan tugas tersebut. Kalau ada masukan dan saran, monggo disampaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Jurnalis Dewan Surabaya, Inyong Maulana, menyambut positif inisiatif yang dilakukan Ketua DPRD Surabaya. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan media tanpa mengurangi independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Ketua DPRD berharap teman-teman bisa bersinergi, tetapi tetap menjamin kebebasan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik,” kata Inyong.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi yang konstruktif antara DPRD dan wartawan yang sehari-hari melakukan peliputan di lingkungan legislatif Kota Surabaya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Jurnalis Dewan Surabaya, Eko Widodo, menegaskan bahwa komunitas jurnalis dewan selalu membuka ruang partisipasi dan keterlibatan seluruh anggota dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.

“Kami selalu terbuka. Setiap kegiatan selalu kami sampaikan kepada teman-teman dan didiskusikan bersama. Prinsipnya adalah kebersamaan dan keterbukaan,” ujarnya.

Ke depan, Jurnalis Dewan Surabaya berencana menggelar sejumlah kegiatan bersama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, di antaranya pameran fotografi dan turnamen mini soccer yang melibatkan wartawan peliput DPRD Surabaya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara DPRD Surabaya dan insan pers di tengah meningkatnya tuntutan transparansi publik.

Sinergi yang sehat antara lembaga legislatif dan media diharapkan dapat menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang dijalankan DPRD Kota Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Salurkan 216 Alsintan dan Irigasi Perpompaan untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kediri

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyalurkan 216 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ...
KRONIK

Panitia Soekarno Cup 2026 Pastikan Persiapan Mencapai Seratus Persen

SURABAYA – Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan turnamen yang akan menyajikan ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Dana Haji Tidak Mengendap: Dikelola Transparan dan Berbasis Syariah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura), Hj. Ansari, mengajak masyarakat Madura untuk ...
KRONIK

Bupati Lukman: Integritas Itu Fondasi, Kepercayaan Publik Nomor Satu

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menghadirkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Keberhasilan Pembangunan Blitar Ditentukan Kualitas SDM, Bukan Sekadar Infrastruktur

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari banyaknya ...
KRONIK

Mahasiswa STAI Al Utsmani Dapat KIP 6 Juta Per Semester, Ina: Gunakan untuk Kebutuhan Kuliah

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) ...