Rabu
15 Juli 2026 | 4 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Orang Tua di Gresik Diminta Kurangi Kebiasaan Main HP di Depan Anak

IMG-20260520-WA0050_copy_734x489

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada para orang tua soal penggunaan gadget yang dapat mempengaruhi pembentukan karakter anak.

Hal itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Gresik periode 2025–2029, Rabu (20/5/2026).

Pengukuhan yang dipimpin Bunda PAUD Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini, itu berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto serta jajaran pengurus Pokja Bunda PAUD.

Gus Yani sapaan akrabnya menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya mengejar kecerdasan akademik. Pendidikan karakter harus menjadi pondasi utama sejak anak berada di lingkungan keluarga.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik itu bahkan mengingatkan para orang tua agar tidak abai terhadap kebiasaan bermain handphone di depan anak.

“Anak-anak sekarang melihat apa yang dilakukan orang tuanya. Kalau orang tua terus bermain handphone, anak juga akan mengikuti. Karena itu, orang tua harus memberi contoh yang baik, termasuk dalam penggunaan gadget,” ujar Gus Yani.

Menurutnya, masa usia dini merupakan fase emas yang menentukan pembentukan karakter, pola pikir, hingga kepribadian anak di masa depan. Karena itu, peran keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencetak generasi berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Masa emas ini sangat menentukan perkembangan anak,” ungkapnya.

Gus Yani juga menegaskan bahwa kecerdasan tanpa etika tidak akan memiliki makna dalam kehidupan sosial.

“Percuma anak pintar kalau tidak memiliki etika dan sopan santun. Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak baik,” tegasnya.

Melalui pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gresik periode 2025–2029 ini, Pemkab Gresik berharap sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan keluarga semakin kuat dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

“Pemerintah berkomitmen membangun pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak generasi penerus sejak dini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...
LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...
LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...