Selasa
06 Oktober 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

pdip jatim 260614 pac gandusari 1

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa.

BLITAR — Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Suratun Nasikhah, meminta setiap komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa menyertakan minimal satu kader muda sebagai bagian dari proses regenerasi partai.

Harapan tersebut disampaikan Suratun saat mendampingi pleno Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Gandusari di Dusun Sukoreno, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Rabu (13/5/2026).

“Regenerasi partai harus berjalan seimbang. Saya berharap dalam setiap usulan PAC terdapat minimal satu kader muda yang masuk dalam komposisi calon pengurus ranting,” ujar Suratun.

Pleno PAC tersebut menjadi bagian dari tahapan konsolidasi internal partai untuk merekap hasil Musyawarah Ranting (Musran) di 14 desa se-Kecamatan Gandusari. Dalam forum itu, masing-masing ranting mengusulkan lima nama calon Ketua Ranting PDIP untuk dibahas dan disaring di tingkat PAC.

Selain itu, PAC juga mengusulkan tiga nama calon Ketua Ranting dari setiap desa untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme organisasi partai.

Menurut Suratun, keterlibatan kader muda tidak boleh sekadar menjadi formalitas organisasi. Ia menilai regenerasi penting untuk menghadirkan energi baru agar partai tetap responsif terhadap dinamika sosial dan perkembangan masyarakat.

“Ini penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader masa depan partai,” katanya.

Politisi yang juga duduk di Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar itu menegaskan struktur partai di tingkat ranting memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat.

Karena itu, pembentukan kepengurusan harus memperhatikan kualitas kader, loyalitas, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan warga.

“Struktur partai di tingkat ranting adalah ujung tombak perjuangan. Karena itu pembentukan kepengurusan harus benar-benar memperhatikan kualitas kader,” tegasnya.

Suasana pleno sendiri berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Sejumlah pengurus PAC, pengurus ranting, serta kader PDIP dari berbagai desa di Kecamatan Gandusari tampak mengikuti jalannya forum dengan serius.

Suratun menilai pleno PAC menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal partai menjelang berbagai agenda politik ke depan.

Ia berharap seluruh tahapan konsolidasi berjalan demokratis dengan mengedepankan musyawarah dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri perjuangan PDI Perjuangan.

Menurutnya, keseimbangan antara kader senior dan generasi muda menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan organisasi partai di tingkat akar rumput. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Siapkan Raperda Jaminan Pesangon dan Jaminan Sosial untuk Perkuat Perlindungan Buruh

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jaminan Pesangon dan Jaminan ...
KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...
KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...