Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa.
BLITAR — Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Suratun Nasikhah, meminta setiap komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa menyertakan minimal satu kader muda sebagai bagian dari proses regenerasi partai.
Harapan tersebut disampaikan Suratun saat mendampingi pleno Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Gandusari di Dusun Sukoreno, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Rabu (13/5/2026).
“Regenerasi partai harus berjalan seimbang. Saya berharap dalam setiap usulan PAC terdapat minimal satu kader muda yang masuk dalam komposisi calon pengurus ranting,” ujar Suratun.
Pleno PAC tersebut menjadi bagian dari tahapan konsolidasi internal partai untuk merekap hasil Musyawarah Ranting (Musran) di 14 desa se-Kecamatan Gandusari. Dalam forum itu, masing-masing ranting mengusulkan lima nama calon Ketua Ranting PDIP untuk dibahas dan disaring di tingkat PAC.
Selain itu, PAC juga mengusulkan tiga nama calon Ketua Ranting dari setiap desa untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme organisasi partai.
Menurut Suratun, keterlibatan kader muda tidak boleh sekadar menjadi formalitas organisasi. Ia menilai regenerasi penting untuk menghadirkan energi baru agar partai tetap responsif terhadap dinamika sosial dan perkembangan masyarakat.

“Ini penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader masa depan partai,” katanya.
Politisi yang juga duduk di Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar itu menegaskan struktur partai di tingkat ranting memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat.
Karena itu, pembentukan kepengurusan harus memperhatikan kualitas kader, loyalitas, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan warga.
“Struktur partai di tingkat ranting adalah ujung tombak perjuangan. Karena itu pembentukan kepengurusan harus benar-benar memperhatikan kualitas kader,” tegasnya.
Suasana pleno sendiri berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Sejumlah pengurus PAC, pengurus ranting, serta kader PDIP dari berbagai desa di Kecamatan Gandusari tampak mengikuti jalannya forum dengan serius.
Suratun menilai pleno PAC menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal partai menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Ia berharap seluruh tahapan konsolidasi berjalan demokratis dengan mengedepankan musyawarah dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri perjuangan PDI Perjuangan.
Menurutnya, keseimbangan antara kader senior dan generasi muda menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan organisasi partai di tingkat akar rumput. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











