Minggu
20 September 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sampaikan Belasungkawa, Kanang Takziah ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

IMG-20260505-WA0015_copy_522x365

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, menyampaikan belasungkawa dengan bertakziah ke rumah duka korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, yakni mendiang Mia Citra Rumaisha, di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.

Mia diketahui merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh dan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Ditemui dalam agenda legislatif, Kanang menilai peristiwa tersebut merupakan kecelakaan. Namun, ia menyoroti sejumlah hal krusial, terutama terkait proses evakuasi dan penanganan medis korban.

“Keluarga menceritakan proses evakuasi membutuhkan waktu hingga delapan jam untuk melepas jepitan di kaki korban. Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan awal,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga, kondisi korban sempat stabil usai dievakuasi. Namun, kondisi kesehatan korban kemudian menurun drastis setelah mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit.

“Ini yang perlu kita cermati. Apakah ada kendala dalam diagnosis atau penanganan medis, atau faktor lain seperti keterbatasan tenaga spesialis,” katanya.

Menurut Kanang, korban sempat mengalami sesak napas sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Selain aspek medis, Kanang juga menyoroti pentingnya evaluasi sistem komunikasi di PT Kereta Api Indonesia (KAI), khususnya dalam koordinasi antara petugas lapangan dengan pengatur perjalanan kereta.

“Harus ada evaluasi terkait komunikasi di jalur kereta. Bagaimana koordinasi dengan menara pengatur agar kereta lain bisa segera dihentikan ketika terjadi insiden,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan sistem komunikasi menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya miskomunikasi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serupa di masa mendatang.

Meski demikian, Kanang tetap mengapresiasi kinerja PT KAI yang dinilai telah menunjukkan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat.

“PT KAI sudah profesional, namun evaluasi tetap harus dilakukan secara berkala demi keselamatan penumpang,” katanya.

Diketahui, kecelakaan kereta api di Bekasi Timur tersebut merenggut belasan korban jiwa. Salah satu korban, Mia Citra Rumaisha, telah dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Ngawi. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Seusai Berlari, Peserta Soekarno Run BWX Disambut Sport Massage Terapis Disabilitas Netra

BANYUWANGI — Kaki pegal dan tubuh yang mulai terasa lelah menjadi hal biasa setelah pelari menyelesaikan lomba. ...
KRONIK

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah pada Minggu (20/9/2026). Event lari ...
UMKM

Pendampingan UMKM Kuliner Tuban; Pentingnya Cerita di Balik Rasa

TUBAN – Bisnis kuliner tak sekadar bagaimana menghadirkan rasa masakan yang istimewa. Cerita di ralik rasa sebuah ...
LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...