Kamis
11 Juni 2026 | 12 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dari Nongkrong ke Politik, Cerita Anak Muda yang Pelan-Pelan Mengubah Wajah PDIP di Malang

pdip jatim 260426 pac muda malang kab 1

DI sebuah ruang yang dulu identik dengan rapat serius dan wajah-wajah senior, kini mulai terdengar obrolan yang berbeda. Lebih santai. Lebih ringan. Kadang bahkan seperti obrolan tongkrongan biasa.

Di situlah PDI Perjuangan Kabupaten Malang sedang berubah.

Perubahan itu tidak datang tiba-tiba. Ia hadir lewat anak-anak muda yang perlahan masuk, duduk di kursi-kursi strategis, dan membawa cara pandang baru tentang politik.

Salah satunya Salwa Azzahra. Usianya 27 tahun. Ia kini menjabat Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Dau.

Bagi Salwa, politik bukan lagi soal podium atau pidato panjang. Tapi tentang bagaimana anak muda merasa punya tempat.

“Kalau anak muda diajak dengan cara yang kaku, mereka pasti menjauh. Tapi kalau diajak dengan cara yang dekat, mereka akan datang sendiri,” katanya pelan.

Baca juga: PDIP Kabupaten Malang Perkuat PAC Lewat Musancab, Kanang: Ini Saatnya Kita Melenting

Ia ingin politik terasa seperti ruang bersama—bukan ruang yang menakutkan.

Mengubah Cara, Bukan Sekadar Struktur

Masuknya hampir separuh pengurus dari kalangan Gen Z dan milenial bukan sekadar angka.

Ada kesadaran di balik itu: cara lama tidak selalu bisa menjangkau generasi sekarang.

Di Lawang, Dirga Jaya Putra yang baru 25 tahun mencoba cara berbeda. Dirga yang dipercaya menjadi Ketua PAC PDIP Lawang ini tidak ingin akun media sosial partai hanya berisi dokumentasi formal.

Ia membayangkan sesuatu yang lebih sederhana—posting tentang kuliner, cerita warga, hal-hal kecil yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Biar orang tidak langsung merasa ini politik. Tapi pelan-pelan mereka paham,” ujarnya.

Karena bagi Dirga, masalahnya bukan anak muda tidak peduli.

Tapi mereka belum merasa diajak.

Dari Nongkrong, Lalu Bicara Perubahan

Di Turen, cerita lain datang dari Tomi Arbi Wijaya, 33.

Wakil Ketua PAC PDIP Kecamatan Turen ini memilih cara paling sederhana: nongkrong.

Ngopi, ngobrol, bercanda—lalu di sela-selanya disisipkan obrolan tentang kehidupan, tentang kebijakan, tentang hal-hal yang sebenarnya dekat, tapi jarang dibicarakan.

“Kalau langsung bicara politik, mereka biasanya mundur. Tapi kalau lewat obrolan santai, justru nyambung,” katanya.

Politik yang Pelan-Pelan Membumi

Yang sedang terjadi di Malang ini bukan sekadar regenerasi. Ini adalah perubahan cara mendekati manusia.

Bahwa politik tidak harus selalu serius. Tidak harus selalu formal. Tidak harus selalu jauh.

Kadang cukup dimulai dari hal sederhana: ngobrol, nongkrong, lalu pelan-pelan membangun kesadaran.

Salwa, Dirga, dan Tomi mungkin hanya beberapa nama.

Tapi dari mereka, ada tanda bahwa politik mulai bergerak— dari ruang rapat menuju ruang kehidupan sehari-hari.

Dan mungkin, dari sanalah semuanya akan berubah. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...