LAMONGAN – Kader-kader PDI Perjuangan bertugas di DPRD Lamongan telah mengusulkan normalisasi di 6 waduk dengan cara pengerukan. Langkah itu dilakukan menyusul potensi terjadinya kekeringan ekstrem dampak dari fenomena alam El Nino.
Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Husen, S.Ag, M.Pd, menyatakan, para sejawat separtainya di DPRD Lamongan, melalui program Pokok Pikiran (Pokir) tahun anggaran 2026, telah mengusulkan pengerukan di enam titik waduk strategis.
Selain normalisasi waduk, bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) juga menjadi prioritas untuk mendukung efisiensi kerja petani di masa sulit.
Pastikan Ketersediaan Air di 44 Waduk
Di Lamongan terdapat 44 waduk. Husen menekankan pentingnya audit volume air pada infrastruktur pengairan di Lamongan.
”Ada 44 waduk dan rawa di wilayah Lamongan yang harus dipastikan ketersediaan airnya. Kita harus tahu apakah kapasitasnya masih mampu memenuhi kebutuhan pengairan sawah petani di tengah ancaman El Nino ini,” katanya.
Sinergi Tiga Pilar dan Edukasi Masyarakat
Menyikapi data BMKG yang menyebutkan 61,4 persen wilayah Indonesia (429 Zona Musim) akan memasuki puncak kemarau pada Agustus mendatang, PDI Perjuangan Lamongan menggerakkan “Tiga Pilar Partai”.
Sinergi yang melibatkan Pengurus DPC, Anggota Fraksi di DPRD, hingga Wakil Bupati Lamongan ini akan turun langsung ke tingkat desa.
”Kami akan mengawal secara koordinatif hingga ke akar rumput. Sosialisasi terkait musim ekstrem ini sangat penting agar petani kita memiliki kesiapan mental dan pola tanam yang tepat. Kita tidak ingin ketahanan pangan kita goyah karena kurangnya mitigasi,” ucapnya.
Langkah preventif ini diharapkan menjadi oase bagi para petani di Lamongan, memastikan bahwa meski cuaca sedang tidak bersahabat, pemerintah dan perwakilan rakyat hadir memberikan solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat.(mnh/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













