TUBAN – Anggota DPRD Jawa Timur Ony Setiawan melakukan pengecekan sumber mata air di Desa Penambangan Kecamatan Semanding, Tuban, Minggu (5/4/2026).
Pemantauan menyusul prediksi dari lembaga pemerintah ihwal terjadinya kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzila tahun ini.
“Kemarau ekstrem akan berdampak spesifik di Bojonegoro dan Tuban, terutama krisis air bersih,” kata Ony.
Apalagi, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur mencatat, ada 815 desa di 26 kabupaten, termasuk Bojonegoro dan Tuban, terpetakan dalam wilayah rawan kekeringan.
“Di sektor Pertanian, dapat memicu gagal tanam dan panen. Masyarakat pun rentan dehidrasi,” katanya.
Berita terkait:Banteng Tuban Gotong Royong Bantu Warga Penambangan Terdampak Bencana Kekeringan
Karena itu, Ony berharap pemerintah dan masyarakat bersiap siaga mengantisipasi kemungkinan tersebut. Di antaranya dengan bijak menggunakan air, maupun penyiapan tandon.
Menyiapkan Baguna
Ony yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban menyampaikan, pihaknya tengah menyiagakan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Badan dalam naungan PDI Perjuangan ini, diperkuat sejumlah relawan kebencanaan yang secara spesifik mempunyai tugas untuk terjun langsung membantu penanganan warga terdampak.
Penyiapan relawan untuk membantu masyarakat dan pemerintah manakala terjadi berbagai dampak yang diakibatkan kekeringan ekstrem. (dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











