Sabtu
01 Agustus 2026 | 5 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usung Ahok-Djarot Sejalan dengan Ideologi PDIP

pdip-jatim-ahok-djarot01

pdip-jatim-ahok-djarot01JAKARTA — PDI Perjuangan secara resmi menjadi partai pengusung utama pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat untuk Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, ada empat pertimbangan untuk memutuskan mengusung pasangan petahana tersebut.

“Pertama, Ahok hingga saat ini adalah petahana Gubernur DKI Jakarta yang meneruskan tugas pasangan Jokowi-Ahok, yang sebelumnya telah diusung PDI Perjuangan pada Pilkada 2012 lalu,” kata Hasto, saat deklarasi pasangan Ahok-Djarot, semalam.

Kedua, langkah mengusung Ahok-Djarot dinilai sejalan dengan ideologi PDI Perjuangan, yakni Pancasila 1 Juni 1945 dan Trisakti. (Baca juga: PDI Perjuangan Jagokan Ahok-Djarot)

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan memegang teguh dan berkomitmen meneguhkan nilai-nilai pluralisme dalam ideologi tersebut. Juga selalu berupaya konsisten dalam menjalankan program-program kebijakan Jokowi-Ahok pada waktu lalu.

“Ketiga, pasangan Ahok-Djarot dalam pandangan PDI-P mempunyai komitmen yang teguh dalam melaksanakan ideologi partai serta mampu bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengejawantahkan praktik pemerintahan,” ujar dia.

Keempat, PDI Perjuangan menilai pasangan Ahok-Djarot mampu meneruskan dan mengimplementasikan visi dan misi Jakarta Baru yang sebelumnya diusung pasangan Jokowi-Ahok pada Pilkada 2012 lalu.

Hal ini dibuktikan dengan hasil survei selama satu tahun terakhir yang konsisten menunjukkan tingkat kepuasan publik DKI Jakarta yang tinggi terhadap kinerja pasangan tersebut.

“Maka, dengan ini PDI-P menyatakan sebagai partai pengusung utama pasangan Ahok-Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017,” ucap Hasto.

Ahok sendiri menyambut baik dukungan PDI Perjuangan. Dia menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menugaskan dia untuk menghapuskan masalah suku agama ras dan antargolongan (SARA) di Ibu Kota.

“Bu Mega cuma sampaikan bahwa PDIP ini partai ideologis, jelas Pancasila dilahirkan oleh Bung Karno,” kata Ahok.

Sebagai partai yang dijiwai sikap ideologis Soekarno, PDIP perlu melaksanakan komitmen terhadap Pancasila. Maka penghapusan masalah SARA kini menjadi tugas Ahok, karena tak sesuai dengan Pancasila.

“Jadi tidak ada lagi SARA. Masalah SARA itu sudah ketinggalan. NKRI Pancasila itu sudah selesai,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawer Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Sebuah Perusahaan Pembekuan Ikan

LAMONGAN – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan merekomendasikan penghentian sementara operasional sebuah perusahaan CV ...