Rabu
01 April 2026 | 9 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Ngawi Sarankan ASN ke Kantor Naik Sepeda Angin

IMG-20260330-WA0015_copy_888x566

NGAWI – Situasi dunia tengah dilanda ketidakpastian. Konflik berkepanjangan di Timur Tengah mulai terasa dampaknya, salah satunya terhadap kondisi ekonomi nasional.

Pemerintah pun berupaya melakukan penghematan energi agar ketahanan fiskal negara bisa lebih terjaga. Langkah ini mencakup penghematan bahan bakar minyak hingga listrik.

Sejumlah daerah juga mulai menerapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara. Namun di Kabupaten Ngawi, pelaksanaan WFH masih menunggu petunjuk teknis (juknis) sebelum dapat diimplementasikan.

Meski demikian, upaya penghematan energi tetap menjadi perhatian serius. Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, yang akrab disapa King, turut mendorong efisiensi di lingkungan pemerintahan.

Dalam pelaksanaan penghematan energi, King menyarankan pegawai yang tempat tinggalnya dekat dengan kantor agar menggunakan kendaraan non-motor.

“Kami menyarankan pegawai yang lokasi kantor tidak jauh dari tempat tinggal agar menggunakan kendaraan non-motor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).

Selain itu, penghematan juga dapat dilakukan dengan memastikan seluruh alat elektronik dimatikan setelah tidak digunakan atau saat meninggalkan ruang kerja.

Menurut King, langkah-langkah sederhana ini diharapkan mampu mendukung efisiensi energi di tengah tekanan ekonomi dan konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang berdampak pada ketidakstabilan pasokan energi global.

“Sehingga akan ada penghematan-penghematan penggunaan energi,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi tersebut.

Lebih lanjut, King juga mendorong agar seluruh pekerjaan, baik oleh pegawai maupun masyarakat, dilakukan seefektif mungkin. Menurutnya, upaya penghematan tidak boleh mengurangi kualitas atau hasil dari pekerjaan yang telah ditentukan.

Terkait pelaksanaan WFH bagi pegawai negeri sipil, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi meminta agar Pemerintah Kabupaten Ngawi mengacu pada arahan dari pemerintah pusat.

“Sebelum juknis itu turun, alangkah lebih baik apabila ada inisiatif untuk memulai efisiensi mandiri di tempat kerja. Dengan melakukan pekerjaan yang seefektif mungkin, sehingga beban energi bisa diminimalisir,” tandasnya. (Amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perizinan MR DIY Tidak Lengkap, Syaifullah DPRD Jombang Minta Penghentian Sementara Operasional

JOMBANG – Komisi C DPRD Kabupaten Jombang merekomendasikan pembongkaran jembatan akses serta penghentian sementara ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Ajak Kader GMNI Jombang Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Bangsa

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong kader Gerakan ...
LEGISLATIF

Bambang Sutriyono Minta Pemkab Integrasikan Data Kesehatan untuk Antisipasi Lonjakan DBD dan TBC

BOJONEGORO – Perubahan iklim yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro baru-baru ini mulai memicu kekhawatiran ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Fokus Edukasi Orang Tua Awasi Gawai Anak

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai ...
EKSEKUTIF

Progres Rehab Kantor Pemkab Kediri 68 Persen, Sistem Pengamanan Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau langsung progres rehabilitasi gedung Pemerintahan ...
EKSEKUTIF

Bupati Ngawi Imbau ASN yang Jarak Rumahnya ke Kantor Radius 10 Km untuk Gowes

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi berencana mendorong aparatur sipil negara (ASN) menggunakan sepeda ke kantor ...