Senin
18 Mei 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wiwin PDIP Ajak Guru SLB Perkuat Nilai Budaya di Tengah Modernisasi

IMG-20260329-WA0011

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menggelar sarasehan bersama ratusan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Jombang, Jumat (27/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi.

Dalam sarasehan itu, Wiwin menekankan pentingnya “ngaji kebudayaan” sebagai upaya memahami dan menjaga warisan budaya di tengah kondisi sosial dan ekonomi yang penuh tantangan.

“Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sosialisasi dengan semangat ngaji kebudayaan. Kita melihat kondisi bangsa saat ini, termasuk perekonomian, yang sedang tidak baik-baik saja, sehingga penting untuk kembali menguatkan nilai-nilai dasar masyarakat,” ujar Wiwin.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan masuknya budaya luar secara bertahap telah menggeser sejumlah tradisi lokal. Salah satu yang mulai memudar adalah tradisi silaturahmi, khususnya saat momentum Idulfitri.

“Tanpa disadari, banyak budaya kita mulai tergerus. Misalnya penggunaan gawai yang berlebihan, hingga kebiasaan generasi muda yang lebih memilih berkumpul di kafe daripada bersilaturahmi ke rumah keluarga saat Lebaran,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan dunia pendidikan.

Karena itu, Wiwin melibatkan para guru SLB yang dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Peran orang tua dan guru sangat penting. Dari merekalah nilai budaya bisa diwariskan kepada anak-anak, termasuk kepada peserta didik di sekolah. Mari kita jaga bersama budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dua narasumber, yakni budayawan Jombang, Imam Ghozali, yang membahas silaturahmi dari perspektif budaya, serta Nanda Sukmana dari sudut pandang agama.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif para peserta yang menyampaikan pandangan dan masukan terkait persoalan kebudayaan.

Koordinator guru SLB Jombang, Edi Sungkono, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sarasehan tersebut memberi ruang bagi guru SLB untuk terlibat dalam diskusi yang lebih luas.

“Kami bangga dan bersyukur karena selama ini perhatian terhadap guru SLB masih sangat minim. Ketika diundang dalam kegiatan ini, kami merasa dihargai. Semoga ke depan ada sinergi yang lebih kuat demi kesejahteraan guru dan murid SLB di Jombang,” ujar Edi. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ribuan Kader Banteng Akan Hadiri Pelantikan PAC PDIP Bojonegoro

PDIP Bojonegoro bakal melantik 1.300 kader dan pengurus PAC dengan dominasi kader muda dan perempuan. BOJONEGORO — ...
EKSEKUTIF

Hotline ‘Lapor Cak Eri’ Dibanjiri Ratusan Aduan, dari Jalan Berlubang hingga Curhat Rumah Tangga

Hotline “Lapor Cak Eri” dibanjiri ratusan aduan warga Surabaya, mulai jalan berlubang hingga curhat rumah tangga. ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Komunikasi Politik Digital

PDI Perjuangan Jatim dorong anak muda aktif membangun komunikasi politik digital dan citra partai di media sosial. ...
KABAR CABANG

PDIP Lamongan Siap Tuntaskan Kepengurusan di Tingkat Dusun dan RW

PDIP Lamongan menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting di 1.400 dusun. LAMONGAN ...
HEADLINE

PDIP Jatim Pastikan Anak Muda Terlibat Langsung dalam Pengambilan Keputusan Partai

PDIP Jatim membuka ruang besar bagi generasi muda agar terlibat langsung dalam pengambilan keputusan partai. ...
KRONIK

Bupati Bangkalan Luncurkan Program Subsidi Nol Persen untuk UMKM

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meluncurkan program subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha ...