BLITAR – Konsolidasi politik di tingkat akar rumput terus digelorakan jajaran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk merawat kebersamaan sekaligus meneguhkan loyalitas kader.
Hal itu tampak dalam kegiatan buka puasa bersama pengurus PAC dan ranting se-Kecamatan Ponggok yang dihadiri Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Edi Sutikno, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang digelar di kediaman Ketua PAC Ponggok, Widodo, tepatnya di Desa Bacem berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh keakraban.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil bersama untuk mendoakan arwah para leluhur, para pahlawan bangsa, khususnya Proklamator RI, Soekarno, serta para sesepuh PDI Perjuangan yang telah berpulang.
Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Bendahara DPC Basori, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Taufich, serta Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Retno Puji Astutik.

Kehadiran para pengurus DPC menjadi sinyal kuat bahwa konsolidasi partai di tingkat bawah terus dijaga secara serius.
Dalam kesempatan itu, jajaran pengurus PAC dan ranting juga menerima parsel Ramadan sebagai bentuk perhatian dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, yang disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Edi Sutikno menegaskan, kekuatan utama PDI Perjuangan bertumpu pada militansi kader di tingkat PAC dan ranting. Karena itu, kebersamaan dan soliditas harus terus dirawat agar mesin partai tetap bergerak seirama dengan aspirasi rakyat.
“PAC dan ranting adalah denyut nadi partai. Dari sinilah energi perjuangan itu lahir. Kalau akar rumputnya kuat dan solid, maka partai akan selalu berdiri kokoh bersama rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang konsolidasi yang mempertemukan kader untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen perjuangan.
Ia juga mengapresiasi perhatian dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang terus memberikan dukungan kepada kader di tingkat bawah.

Bantuan parsel Ramadan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan moral bagi kader yang selama ini aktif bergerak di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah bentuk perhatian dan semangat kebersamaan bahwa kader di tingkat bawah tidak pernah berjalan sendiri. Partai selalu hadir bersama mereka,” ujarnya.
Melalui momentum Ramadan ini, Edi yang juga anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar ini berharap semangat gotong royong, loyalitas, serta kedekatan kader dengan masyarakat semakin terjaga.
Ia menilai, kekuatan politik yang sesungguhnya lahir dari kerja-kerja kader di tengah rakyat, bukan sekadar dari panggung kekuasaan.
“Selama kader tetap setia pada garis perjuangan dan terus bersama rakyat, PDI Perjuangan akan selalu memiliki tempat di hati masyarakat,” pungkasnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










