Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

pdip jatim 260310 guntur

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Salah satu langkah penting yang didorong adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), termasuk melalui program sertifikasi bagi pelaku wisata.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Membangun Karakter Generasi Muda Anak Bangsa yang Dijiwai Nilai-Nilai Luhur Pancasila di Hotel Grand Mansion 2, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (9/3/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri para pegiat wisata di Kabupaten Blitar, mulai dari pengelola destinasi wisata, pelaku usaha travel, hingga pengemudi transportasi wisata.

Forum ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan para pelaku sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.

Menurut Guntur, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga sarana menyerap aspirasi para pelaku wisata yang tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

“Pada momentum Ramadan ini banyak pelaku wisata yang merasakan penurunan pendapatan cukup signifikan. Kondisi seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan tanpa upaya solusi,” ujar Guntur, dikutip Selasa (10/3/2026).

Ia mengatakan, berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut akan ditindaklanjuti melalui pertemuan lanjutan setelah Hari Raya Idulfitri. Dalam agenda tersebut, pihaknya berencana menghadirkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta anggota DPRD yang membidangi sektor pariwisata.

“Insya Allah setelah Lebaran kita akan agendakan pertemuan lanjutan dengan menghadirkan dinas terkait serta anggota dewan yang membidangi pariwisata agar persoalan yang disampaikan hari ini bisa kita carikan solusi bersama,” katanya.

Dalam dialog tersebut, sejumlah pelaku wisata juga menanyakan regulasi daerah yang mengatur pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar.

Menanggapi hal itu, Guntur menjelaskan bahwa perangkat regulasi sebenarnya telah tersedia, baik dalam bentuk peraturan daerah maupun peraturan bupati. Namun, menurutnya, sosialisasi kebijakan tersebut masih belum maksimal sehingga belum sepenuhnya dipahami oleh para pelaku wisata.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas SDM di sektor pariwisata, salah satunya melalui program sertifikasi bagi pelaku wisata. Sertifikasi dinilai penting untuk meningkatkan profesionalitas layanan sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata di Blitar.

“Kebutuhan akan sertifikasi juga menjadi aspirasi yang muncul. Mudah-mudahan kami bisa memfasilitasi hal tersebut agar para pelaku wisata memiliki kompetensi yang diakui secara resmi,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Guntur menilai Kabupaten Blitar memiliki potensi wisata yang sangat besar dan beragam. Namun potensi tersebut harus dikelola secara profesional agar mampu berkembang menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ia juga menilai pengembangan sektor pariwisata membutuhkan dukungan pembiayaan yang tidak sedikit. Karena itu, apabila kemampuan anggaran daerah terbatas, pemerintah daerah didorong untuk membuka peluang kerja sama dengan investor.

Menurutnya, sektor pariwisata juga berpotensi menarik wisatawan mancanegara. Ia mencontohkan adanya minat wisatawan dari Australia yang ingin mengunjungi sejumlah destinasi di Blitar, termasuk Kawasan Wisata Ekologi (KWE) Puspa Jagad di kaki Gunung Kelud.

Namun, kata dia, salah satu kebutuhan penting bagi wisatawan mancanegara adalah ketersediaan pemandu wisata yang memiliki sertifikasi dan kemampuan komunikasi yang baik. “Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar potensi kunjungan wisatawan mancanegara tidak terlewatkan,” ujarnya.

Guntur optimistis, apabila pengelolaan sektor pariwisata dilakukan secara serius dan profesional, sektor ini dapat menjadi sumber pendapatan daerah yang signifikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kalau sektor wisata di Blitar bisa berkembang dengan baik, dampaknya akan sangat besar. Selain membuka lapangan kerja, juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...