Kamis
30 April 2026 | 11 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Nuzulul Quran, Bupati Ipuk: Ajang Membangun Solidaritas

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-07032026

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar peringatan Nuzulul Quran di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, pada Jumat (6/3/2026).

Menurut Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hal tersebut sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas.

“Di momen yang mulia ini, harus kita jadikan sebagai medium untuk memperkuat solidaritas. Di tengah dinamika global yang terjadi, tidak boleh tidak, kita harus memperkuat kebersamaan dan tandang bareng,” ujar Ipuk.

Ipuk menjelaskan, solidaritas adalah bentuk lain dari upaya untuk gotong royong dan tolong menolong yang merupakan ajaran Al-Quran.

“Esensi dari peringatan Nuzulul Quran ini adalah menghayati kembali kandungan Al-Quran, utamanya untuk saling tolong-menolong dan bersolidaritas ini,” terangnya.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga mengungkapkan, setidaknya ada dua tantangan yang bakal dihadapi oleh Banyuwangi. Mulai dari efisiensi anggaran yang bakal berdampak pada sejumlah sektor publik. Sampai pula adanya konflik di sejumlah belahan dunia yang bakal mempengaruhi ekonomi global dan berdampak tak langsung hingga ke Banyuwangi.

“Mari kita tandang bareng. Saling mencaci tak bakal menjadi solusi. Justru bakal melahirkan persoalan baru. Duduk bersama pasti persoalan seberat apapun akan mendapatkan jalan keluar terbaiknya,” terang Ipuk.

Peringatan Nuzulul Quran kali ini dihadiri sejumlah ulama hingga pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, perwakilan ormas Islam, tokoh masyarakat hingga ASN.

Tampak di antaranya KH. Muhaimin Asymuni, KH. Toha Muntoha, KH. Riza Azizy, KH. Mardani Faruq (Jember) dan sejumlah tokoh lainnya.

Sebelumnya, acara tersebut diawali dengan khotmil quran bil ghaib di Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Pembacaan ayat suci tersebut, dilakukan oleh puluhan hafidzah (perempuan penghafal al-Quran) se-Banyuwangi yang terkumpul dalam Jamiyah Huffadzil Quran (JHQ) Banyuwangi.

Selain itu, juga dilakukan Khotmil Quran oleh ASN Banyuwangi di berbagai kantor OPD, kantor kecamatan hingga di kantor kelurahan dan desa. Adapula gerakan wakaf Al-Quran oleh ASN ke berbagai masjid di Banyuwangi. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...