Sabtu
26 September 2026 | 8 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Harap Program Kampung Nelayan KKP Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 03032026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan program penataan kawasan, sekaligus langkah strategis mentransformasi kehidupan masyarakat nelayan.

“KNMP tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Fauzi.

Hal itu disampaikan Fauzi saat mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada Selasa (3/3/2026).

Kunjungan Menteri Trenggono menjadi penanda bahwa kawasan nelayan di ujung timur Kabupaten Sumenep itu masuk dalam peta prioritas pembangunan nasional. Desa Dapenda diproyeksikan menjadi pusat penguatan ekonomi pesisir berbasis produktivitas, hilirisasi dan kesejahteraan nelayan.

Menurut Fauzi, Sumenep memiliki dengan potensi kelautan dan perikanan sangat besar. Sumber daya laut melimpah, perairan luas, serta tradisi melaut yang kuat menjadi fondasi penting pengembangan sektor ini.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.

Pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian sumber daya laut agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Sementara Menteri Trenggono menegaskan, KNMP dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

“Program KNMP memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan produktivitas para nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Selain itu, tambah Menteri Trenggona, kualitas ikan menentukan harga jual. Dengan fasilitas penyimpanan dan distribusi yang baik, nelayan tidak lagi dirugikan akibat turunnya mutu hasil tangkapan.

“Ikan yang kualitasnya terjaga berdampak terhadap harga jual. Dengan dukungan sarana ini, mutu tangkapan bisa dipertahankan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan,” jelasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...