Kamis
11 Juni 2026 | 3 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Arjuna PDIP Siap Kawal Realisasi Bantuan Rp50 Ribu untuk Paud/TK Surabaya

PDIP-Jatim-Arjuna-20022026

SURABAYA – Program bantuan Rp50 ribu/bulan untuk tujuh ribu siswa miskin dan pra-miskin jenjang Paud/TK di Surabaya yang tak kunjung terealisasi menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali dari Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana.

Seperti diketahui, bantuan tersebut sudah ditetapkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp12,7 triliun November 2025 lalu, dan harusnya mulai diberikan Januari 2026. Sayangnya hingga kini penyaluran belum terealisasi.

Melihat hal ini, Arjuna menyayangkan keterlambatan tersebut. Menurutnya, bantuan harus segera disalurkan sesuai jadwal. Terlebih targetnya untuk warga kurang mampu.

“Yang sampai sekarang juga belum ada belum turun bantuannya itu ya itu kita awasi bersama-sama,” ujarnya Arjuna, pada Rabu (18/2/2026).

Untuk itu, ia mendorong penyaluran segera terealisasi. Pengawasan juga akan dilakukan secara mekanisme agar program pendidikan itu betul-betul tepat sasaran.

“Yang paling penting mekanismenya, jadi jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran dan tidak bermanfaat dengan baik. Jadi, mekanismenya kita awasi bersama di Dinas Pendidikan,” tutur anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Hal serupa disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i. Ia cukup menyayangkan dan berharap bantuan segera terealisasi.

“Itu cukup membantu ya, sayangnya meski sudah APBD diputuskan dan disahkan, ditetapkan 10 November 2025, ternyata sampai hari ini belum jalan ya. Alasannya masih sosialisasi dan pendataan,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, menyebut, mekanisme penyaluran akan dirumuskan. Ia pun membenarkan adanya keterlambatan. Namun hal karena adanya estafet jabatan sehingga perlu update kevalidan data.

“Saya kan baru masuk di Januari dan saya lakukan update tentunya estafet itu kan harus saya pegang betul supaya semua aman,” sebutnya.

Kini, mekanisme masuk di tahap perumusan. Yang pasti sasarannya adalah sekolah swasta agar semua anak Surabaya mendapat hak pendidikan yang sama tanpa risau memikirkan biaya.

“Bagaimana mekanismenya nanti memberikan beasiswa itu kepada anak atau lembaga ini yang yang saat ini kita rumuskan. Kriterianya kan pasti keluarga tidak mampu, keluarga miskin sama pramiskin,” ucapnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...