BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meluncurkan program Bus Sekolah Gratis sebagai upaya meningkatkan pelayanan transportasi bagi pelajar. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, pada Kamis (15/01/2026), di Pendopo Agung Bangkalan.
Bus sekolah merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang diperuntukkan untuk melayani antar jemput siswa-siswi di Kabupaten Bangkalan secara gratis, khususnya bagi pelajar yang bersekolah di wilayah perkotaan.
Menurut Lukman, program ini mulai dioperasionalkan pada tahun 2026 sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pelajar.
“Di tahun 2026 ini kita sudah mulai memberikan pelayanan antar jemput bagi adik-adik siswa, khususnya yang bersekolah di lingkungan kota. Mudah-mudahan ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi mereka saat berangkat dan pulang sekolah,” ujar Lukman.
Ia menjelaskan, operasional bus sekolah akan mulai berjalan pada hari Senin, dengan rute sementara Burneh–Kota Bangkalan, disesuaikan dengan jam masuk dan pulang sekolah.
“Pelayanannya gratis untuk semua jenjang. Siapapun yang berseragam bisa memanfaatkan layanan ini. Untuk sementara, bus berangkat sekitar pukul 06.00 WIB dan pulang pukul 13.00 WIB,” terangnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan itu juga menegaskan, kehadiran bus sekolah ini merupakan bukti nyata peran pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan serta meringankan beban masyarakat.
“Yang paling penting adalah pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik untuk adik-adik kita agar bisa bersekolah dengan aman dan nyaman,” tegas Lukman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moh. Hasan Faisol, menyampaikan, Dishub siap mengawal operasional bus sekolah agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami dari Dinas Perhubungan siap memastikan operasional bus sekolah ini berjalan aman, tertib, dan tepat waktu. Program ini tidak hanya membantu mobilitas pelajar, tetapi juga menjadi upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas serta mengurangi kepadatan kendaraan di jam sekolah,” ujar Faisol.
Ia menambahkan, ke depan Dishub Bangkalan akan terus melakukan evaluasi rute dan kebutuhan armada sebagai dasar pengembangan layanan.
“Sesuai arahan bupati, ke depan kami akan mengkaji penambahan armada dan perluasan rute, baik melalui dukungan APBD maupun sinergi lanjutan dengan Kementerian Perhubungan, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bangkalan,” tandasnya. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













