Sabtu
08 Agustus 2026 | 3 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Raih Rekor MURI Kota dengan Inovasi Terbanyak, Eri: Bukan untuk Gaya-gayaan

pdip-jatim-251024-EC-2

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Kota dengan Inovasi Terbanyak dalam Satu Tahun”. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemkot Surabaya menciptakan 1.214 inovasi sepanjang 2025.

Penghargaan bergengsi itu diserahkan dalam puncak acara Penganugerahan dan Pameran Inovasi Suroboyo (Inovboyo) 2025 yang digelar di Balai Pemuda, Surabaya, Rabu (17/12/2025).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan wujud nyata budaya inovasi yang tumbuh di Kota Pahlawan. Inovasi tidak hanya lahir dari lingkup perangkat daerah (PD), tetapi juga meluas hingga pelajar, mahasiswa, serta kelompok masyarakat.

“Alhamdulillah, rekor MURI ini adalah bonus dari kerja keras seluruh elemen kota. Inti dari 1.214 inovasi ini adalah gotong royong. Inovasi hadir bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk memangkas birokrasi, mempercepat pelayanan kesehatan, dan menggerakkan ekonomi umat. Berhenti berinovasi berarti berhenti melayani,” ucap Eri.

Menurutnya, capaian rekor MURI tersebut menjadi langkah penting bagi Surabaya dalam mewujudkan visi sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan, sekaligus diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan bahwa dari total 1.214 inovasi, sebanyak 355 inovasi berasal dari PD, sedangkan 859 inovasi lainnya dikembangkan masyarakat, perguruan tinggi, hingga tingkat RT/RW. Inovboyo tahun ini juga bukti Surabaya mampu menjadi etalase solusi perkotaan yang komprehensif.

“Dari 1.214 inovasi, kita memiliki variasi mulai dari aplikasi layanan digital berbasis artificial intelligence (AI), alat teknologi tepat guna untuk mitigasi bencana, hingga inovasi sosial yang dikembangkan oleh Kampung-Kampung Kreatif di Surabaya,” katanya.

Dia menambahkan, seluruh inovasi tersebut telah melalui proses kurasi yang ketat. Bahkan, sebagian besar inovasi telah direplikasi dan diterapkan untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan, seperti penanganan stunting serta kemudahan perizinan usaha bagi pelaku UMKM. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...