Senin
27 Juli 2026 | 1 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peluang Risma Masih Terbuka

pdip-jatim-Mega-Puan-Risma-Indonesia-Hebat

pdip-jatim-Mega-Puan-Risma-Indonesia-HebatJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, peluang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta belum tertutup.

PDI Perjuangan masih memperhitungkan apakah Risma adalah orang yang tepat untuk dicalonkan dalam Pilgub DKI 2017.

Menurut Hasto, sampai saat ini belum ada keputusan final soal cagub dari PDI Perjuangan, sehingga segala kemungkinan masih terbuka. Juga karena jelang pilgub, kondisi politik di Jakarta sangat dinamis.

“Ini juga akan bergantung dari dinamika politik yang ada di DKI,” kata Hasto, Jumat (12/8/2016).

Dia kembali menyampaikan tiga opsi yang dimiliki PDI Perjuangan untuk Pilkada DKI. Pertama, mendukung petahana saat ini, Basuki Tjahaja Purnama dan memasangkannya dengan Djarot Saiful Hidayat.

Opsi kedua, memilih satu dari enam calon yang sudah mengikuti penjaringan dan di PDI Perjuangan.

Ketiga, mengusung sosok berdasarkan pemetaan politik, yang akan sangat tergantung dengan dinamika di lapangan. Nama Risma bisa diusung melalui opsi ketiga ini.

“Skenario sudah ada tinggal proses untuk pengambilan keputusan akhir,” ujar Hasto. (Baca juga: Risma: Pak Ahok Nggak Usah Takut)

Meski demikian, tegas Hasto, sejauh ini belum ada pembicaraan lagi antara Megawati dengan Risma terkait Pilkada DKI. Hal itu disampaikan Hasto untuk mengklarifikasi pemberitaan di salah satu media bahwa Risma mendatangi rumah Megawati pada Rabu (10/8/2016).

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan Ahok, bahwa DKI Jakarta tak bisa dibangun sendirian. Butuh kerja sama dengan partai politik untuk dapat membangun ibukota bersama-sama.

Dia mencontohkan Presiden Joko Widodo yang pada masa awal pemerintahan kesulitan karena minim dukungan partai politik.

“Untuk mengelola Jakarta harus menyatukan seluruh kekuatan kolektif rakyat Jakarta tapi juga mendapatkan dukungan legalitas parpol. Jokowi saja menghadapi kesulitan ketika tidak dapat dukungan di DPR,” ujarnya.

Hal ini disampaikan Hasto menanggapi langkah tujuh parpol yang membentuk Koalisi Kekeluargaan untuk menghadapi pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Koalisi kekeluargaan terdiri dari perwakilan DPD PDIP, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, PPP dan PKS.

Hasto menganggap koalisi itu adalah bentuk upaya kolektif untuk membangun bangsa bersama-sama.

“Koalisi kekeluargaan merupakan upaya bahwa menjadi pemimpin bukan individual, bukan orang perorangan yang bisa bertindak oleh individualismenya.  Memimpin harus menyatukan seluruh keuatan kolektif rakyat,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Lumajang Gelar Dialog Interaktif Peringati 30 Tahun Kudatuli

LUMAJANG – Mengenang Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli), DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, DPC Bojonegoro Ajak Mahasiswa dan Budayawan Tak Takut Bersuara

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar acara refleksi untuk ...
KABAR CABANG

Cahaya Lilin dan Ingatan Kudatuli yang Tak Pernah Padam di DPC PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi pada Minggu malam (26/7/2026) tampak lebih sunyi dari ...
KABAR CABANG

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC Magetan Nyalakan 27 Lilin dan Gelar Doa Bersama

​MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar acara renungan dan silaturahmi ...
KABAR CABANG

30 Tahun Kudatuli, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Renungan dan Sarasehan Sejarah

KABUPATEN PASURUAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menggelar renungan dan sarasehan untuk mengenang ...
KRONIK

Deni Wicaksono Ajak Kader PDI Perjuangan Pegang Teguh Prinsip ‘Jas Merah’

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Deni Wicaksono mengajak seluruh kader memegang teguh prinsip Jas Merah dalam ...