Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Bansos Lebih Tepat Sasaran, Pemkab Trenggalek Perkuat Tata Kelola Data lewat MoU dengan BPS

pdip jatim 251122 mou nggalek bps

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data daerah lewat penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Bupati Mochamad Nur Arifin di Hotel Grand Mercure Malang, Kamis (20/11/2025).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rangkaian penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan BPS pusat, yang diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data serta informasi statistik untuk memperkuat pembangunan daerah.

Kesepakatan ini sekaligus menjadi langkah nyata implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penerapan DTSEN menekankan pentingnya validitas data untuk mendukung penyaluran berbagai intervensi pemerintah. Seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan non tunai (BPNT), dan bantuan sosial lainnya, agar tepat sasaran kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang benar-benar berhak.

Dengan kolaborasi Pemkab Trenggalek dan BPS, pemutakhiran DTSEN diharapkan lebih sesuai kondisi riil di lapangan, serta mendukung integrasi program pusat dan daerah dalam penanggulangan kemiskinan.

Bupati Mochamad Nur Arifin mengungkapkan sejumlah poin dalam MoU ini sejatinya telah berjalan di Trenggalek melalui inovasi Gertak (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan) yang telah dilakukan hampir satu dekade terakhir.

“Kalau tadi bicara soal SLRT, penggerakan relawan, upgrading data, kita sudah memulainya 9 tahun yang lalu dengan gerakan Gertak. Jadi, tentu yang kita tandatangani tadi sesuatu yang sudah kita kerjakan, dan kita optimis akan lebih bagus lagi,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Ipin, Jumat (21/11/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menambahkan, rencana pelaksanaan sensus ekonomi tahun depan akan semakin menguatkan kualitas tata kelola data dan pelayanan publik di Trenggalek.

“Datanya tentu akan lebih valid, memperkaya apa yang sudah kita punya selama ini,” tegasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...