Minggu
09 Agustus 2026 | 3 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Tahun 2026 Berkurang, Pemkab Ngawi Prioritaskan Program Pelayanan Masyarakat

IMG-20251121-WA0020_copy_776x552

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat, pasca jumlah anggaran tahun 2026 mendatang turun.

Pendapatan transfer pusat untuk Kabupaten Ngawi tahun 2026 susut hampir Rp300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2026, Pemkab Ngawi hanya menerima Rp1,6 triliun. APBD yang dicanangkan sebelumnya Rp2,3 T, terkoreksi menjadi Rp2 triliun sekian.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyebut penurunan pendapatan transfer pusat pada tahun anggaran 2026 menjadi tantangan bagi kapasitas fiskal daerah. Namun, Pemkab Ngawi tetap memprioritaskan penggunaan anggaran pada program-program strategis sebagaimana RPJMD 2025-2029.

“Tentu kami akan memfokuskan kegiatan-kegiatan pada skala prioritas pembangunan di Kabupaten Ngawi,” ujar Bupati Ony usai rapat paripurna, Kamis kemarin (20/11/2025).

Bupati Ony merinci, pembangunan dasar, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan, tetap menjadi prioritas utama. Ia menargetkan perbaikan infrastruktur ini harus tuntas seratus persen, sehingga tidak ada lagi kendala jalan maupun jembatan yang rusak di Ngawi.

​Selain infrastruktur, pelayanan publik dasar seperti pendidikan dan kesehatan juga diutamakan. Di sektor pendidikan, Pemkab Ngawi masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait perbaikan bangunan sekolah yang rusak, yang saat ini tersisa sekitar 15 persen dari total keseluruhan.

​”Tahun 2026, sarana dan prasarana sekolah harus selesai. Dari 15 persen yang rusak harus rampung,” tegas Bupati yang juga kader PDI Perjuangan Ngawi ini.

​Di bidang kesehatan, Bupati Ony memastikan penanganan terhadap stunting tidak akan berkurang porsinya, meskipun APBD susut. Pelayanan kesehatan gratis dan implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) juga diupayakan agar tetap optimal.

​”Fasilitasi layanan kesehatan termasuk cek kesehatan gratis, ILP, dan optimalisasi pengurangan stunting tetap akan kami usahakan,” tambahnya.

​Optimalisasi PAD untuk Menutup Defisit
​Menanggapi tantangan penurunan anggaran, Bupati Ony menambahkan bahwa Pemkab Ngawi akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Optimalisasi ini akan dilakukan melalui evaluasi kebijakan pajak dan retribusi, termasuk penyesuaian tarif yang akan ditetapkan dalam perubahan Perda, serta mendorong peningkatan kontribusi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

​”Ketika ada pengurangan anggaran, maka PAD juga harus bertambah. Maka kami dorong bidang keuangan harus secara optimal memiliki target riil yang bisa dicapai,” pungkasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Rapat Pleno Tahap I Pembentukan PR dan PAR

BOJONEGORO– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I, Pembentukan Pengurus Ranting ...
SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...