Selasa
28 Juli 2026 | 12 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tidak Harus Saat Reses, Sutardi: Di manapun, Kapanpun, Saya Siap Menerima Aspirasi Masyarakat

pdip jatim 251120 paktardi reses 2

MADIUN – Tak hanya mengajak masyarakat untuk memperkuat kembali nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi, juga menampung aspirasi warga saat reses di Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (19/11/2025).

Usulan perbaikan saluran air dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi aspirasi utama warga dalam reses tersebut. Warga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan keluhan sekaligus harapan terkait kondisi infrastruktur lingkungan mereka.

Sutardi menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan aspirasi masyarakat tidak terbatas hanya saat reses. Masyarakat diberi ruang luas untuk menyampaikan masukan kapan saja dan di mana saja.

“Dalam setiap kesempatan, kami membuka ruang yang sangat bebas bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Di manapun, kapanpun, saya siap menerima saran dan masukan dari masyarakat,” ujar politisi senior PDI Perjuangan tersebut.

Berdasarkan catatan reses sebelumnya, masalah infrastruktur skala lingkungan menjadi isu yang paling banyak dilaporkan warga. Khususnya perbaikan parit dan saluran air yang selama ini mengalami kerusakan, serta kebutuhan pemasangan PJU untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan jalan.

Sutardi mencontohkan sejumlah lokasi yang masuk dalam usulan warga, antara lain perbaikan parit di Jalan Nongko dan Jalan Sarean, serta pemasangan PJU di Jalan Citarum. “Harapannya, semua usulan ini dapat segera direalisasikan,” tambahnya.

Menurut Sutardi, seluruh aspirasi warga akan disinkronkan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. “Kalau aspirasi ini diusulkan juga di Musrenbang, maka akan semakin kuat dan memiliki peluang lebih besar untuk menjadi prioritas pembangunan,” jelasnya.

Selanjutnya, usulan-usulan tersebut akan dibawa ke dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kota Madiun sebagai bagian dari proses perencanaan anggaran daerah. “Semua masukan warga akan kami masukkan ke dalam pokir, sehingga menjadi dasar untuk penganggaran kegiatan pembangunan selanjutnya,” pungkas Sutardi.

Dengan mekanisme yang terbuka ini, Sutardi berharap partisipasi warga dalam pembangunan kota meningkat. Selain itu, langkah ini juga diyakini akan mempercepat perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat di lingkungan Kelurahan Kejuron. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...
KABAR CABANG

Gelar Dialog Publik Bersama Organisasi Kepemudaan, DPC Tulungagung Beber Peristiwa dan Sejarah Kudatuli

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar dialog publik bersama ...
KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...
HEADLINE

Megawati: Monumen Kudatuli Simbol Kesabaran Revolusioner yang Lahir dari Keyakinan dan Keberanian

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli bertepatan 30 tahun peristiwa 27 Juli ...