Minggu
15 Maret 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Waspada Banjir, Mahfud Husairi Minta Pemkot Pasuruan Perkuat Mitigasi

IMG-20251116-WA0027_copy_794x517
Air menggenang setinggi lutut orang dewasa di perkampungan kawasan Blandongan Kecamatan Kota Pasuruan, Rabu (12/11/2025).
Air menggenang setinggi lutut orang dewasa di perkampungan kawasan Blandongan Kecamatan Kota Pasuruan, Rabu (12/11/2025).

KOTA PASURUAN – Siaga banjir mesti dilakukan berbagai pihak menyusul tingginya intensitas hujan beberapa pekan terakhir. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, Minggu (16/11/2025).

Mahfud Husairi menyampaikan sejumlah usulan penanganan jangka pendek yang harus segera dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan.

Menurutnya, jika banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, maka pemerintah daerah perlu memperkuat infrastruktur penampungan air.

“Salah satu langkah mendesak adalah membangun kolam retensi dan sumur resapan skala kota,” ujarnya

Mahfud, Sekretaris Komisi III itu juga menegaskan pentingnya penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen dari luas kota, yang digunakan sebagai area resapan alami yang dapat mengurangi limpasan air saat hujan deras.

Selain itu, ia meminta pemkot melakukan pengendalian dan penataan pembangunan permukiman baru agar tidak mengganggu aliran air serta memperbaiki sistem peringatan dini saat cuaca ekstrem.
“Early warning system harus berfungsi optimal supaya masyarakat bisa lebih siap menghadapi potensi banjir,” tambahnya.

Mahfud Husairi menyerap aspirasi warga Kecamatan Gading Rejo, saat masa reses DPRD Kota Pasuruan, Senin (4/8/2025).

Legislator asal PDI Perjuangan itu juga menyoroti buruknya kondisi drainase di sejumlah titik di Kota Pasuruan. Ia menekankan perlunya pembersihan saluran minimal satu bulan satu kali, termasuk pengangkatan sedimen lumpur serta sampah yang kerap menyumbat pintu – pintu air di kawasan permukiman.

Mahfud mengungkapkan bahwa, salah satu penyebab utama banjir di Kota Pasuruan adalah luapan Sungai Welang dan Sungai Pentung yang kerap tidak mampu menampung debit air saat hujan lebat.

“Kami mendorong pemerintah daerah dan dinas terkai untuk dilakukannya normalisasi sungai melalui pengerukan sedimentasi yang membuat badan sungai dangkal, serta pembersihan sampah secara berkala di bantaran sungai,” ungkap Mahfud.

Pria yang juga Ketua DPD Repdem Jatim ini meminta Pemerintah Kota Pasuruan segera berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi guna memastikan normalisasi sungai dilakukan secara rutin dan terencana.

“Kota Pasuruan tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah provinsi untuk memastikan langkah penanganan banjir dilakukan menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan intensitas hujan yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan, Mahfud berharap pemerintah bergerak cepat agar masyarakat tidak kembali terdampak banjir yang berulang setiap tahun.(df/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pererat Solidaritas, DPC Bojonegoro Bagikan Takjil Serentak di 28 Kecamatan

BOJONEGORO — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten ...
LEGISLATIF

Soroti SPPG Magetan, Diana Sasa: Jika Tak Berbenah, Saya Sidak Setelah Lebaran

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur Diana AV Sasa menyoroti operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Akbar, DPC Ngawi Buka Puasa Bersama Pengurus PAC hingga Ketua Ranting

NGAWI – Gedung Fatmawati, Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, dipenuhi kader banteng pada Jumat (13/3/2026). ...
KABAR CABANG

Kanang: Antusiasme Warga Bukti Kedekatan PDIP dengan Rakyat di Magetan

MAGETAN – Antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar keluarga besar PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Jelang Azan Maghrib, Kader PDIP Kota Kediri Turun ke Jalan Bagikan Sembako

KEDIRI – Menjelang azan Maghrib berkumandang, suasana di depan kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri di Jalan Teuku ...
SEMENTARA ITU...

Senyum Anak Yatim di Kediri Town Square, Mas Dhito Ajak Pilih Baju Lebaran Sendiri

KEDIRI – Senyum sumringah terlihat di wajah ratusan anak yatim saat memasuki pusat perbelanjaan Kediri Town Square, ...