Senin
03 Agustus 2026 | 10 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tanggapan Kritis Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun atas RAPBD 2026

pdip jatim 251021 budi wahono

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyampaikan pandangan kritis terhadap Nota Keuangan Bupati Madiun atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam sidang paripurna yang digelar Senin (20/10/2025).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Budi Wahono mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menyampaikan nota keuangan dan menjaga komitmen pengelolaan fiskal yang transparan. Namun, fraksinya juga menilai masih banyak hal yang perlu diperkuat agar APBD benar-benar berpihak pada rakyat.

“Kami menekankan agar program pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada tataran administratif atau seremonial, tapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat menengah ke bawah,” ujar Budi.

Menurutnya, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti penurunan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berpotensi mengganggu stabilitas fiskal daerah. Untuk itu, Fraksi PDIP mendorong adanya inovasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tanpa menambah beban masyarakat.

Selain itu, Fraksi PDIP juga menolak rencana kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) sebelum dilakukan pemutakhiran data objek pajak yang akurat. “Kenaikan pajak tanpa basis data yang valid hanya akan menambah beban masyarakat,” tegas politisi senior partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih itu.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan turut menyoroti kinerja BUMD yang dinilai belum profesional dan belum berorientasi bisnis. Mereka mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi dan restrukturisasi agar BUMD benar-benar berkontribusi terhadap PAD.

Di sektor pariwisata, Fraksi PDIP minta kejelasan mengenai progres master plan pengembangan pariwisata daerah, yang dinilai penting untuk memperkuat ekonomi lokal.

Sementara itu, terkait pelayanan kesehatan, Fraksi PDIP menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait status BPJS/KIS tidak aktif dan penolakan pasien di Puskesmas maupun RSUD. “Pelayanan kesehatan harus berlandaskan kemanusiaan, tidak boleh terhambat persoalan administratif,” tegasnya.

Fraksi juga mendorong percepatan realisasi program ‘Satu Desa Satu Ambulans’ sebagai salah satu janji kampanye kepala daerah yang dinilai strategis dalam pemerataan layanan kesehatan.

Di sektor infrastruktur, Fraksi PDI Perjuangan meminta langkah konkret dalam penanganan jalan, jembatan, dan saluran irigasi yang rusak. Fraksi juga menekankan pentingnya pengembangan energi terbarukan untuk mendukung kemandirian energi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Budi menegaskan, Fraksi PDI Perjuangan akan terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat, namun tetap bersikap kritis terhadap kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan publik.

Sidang paripurna berlangsung dinamis, dan seluruh pandangan Fraksi diharapkan menjadi bahan evaluasi penting dalam penyusunan APBD 2026 agar lebih efektif, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...