Kamis
02 Juli 2026 | 3 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Musim Hujan, Eri Cahyadi Siapkan Langkah Atasi Banjir

pdip-jatim-251007-EC-1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan. Salah satunya memperbaiki saluran air yang ada di setiap wilayah Kota Surabaya.

Eri mengatakan, langkah antisipasi itu untuk mencegah banjir seperti yang terjadi di daerah lain di Indonesia. Dia mencontohkan, Bali dan Jakarta yang sempat terendam air beberapa waktu lalu.

“Kita lihat kondisi di Bali, Jakarta kemarin, ini menunjukkan curah hujan tidak seperti biasanya. Ketika musim panas hujan pun banjir parah,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Senin (6/10/2025).

Pihaknya akan mengatasi masalah banjir itu per wilayah. Seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Ketintang, Jalan Kebonsari, Jalan Jemursari, hingga Jalan Prapen yang butuh pelebaran saluran air.

“Kalau itu sudah dicarikan solusinya, semoga seperti di Dukuh Kupang. Dukuh Kupang sudah tidak ada banjir sama sekali, yang dulu (banjir) seleher, sekarang sudah tidak sama sekali,” ucapnya.

Kemudian, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperbaiki saluran di wilayah Jalan Pakal dan Jalan Benowo. Wilayah tersebut sebelumnya menerima banjir kiriman dari Gresik.

“Yang belum selesai maksimal itu adalah yang Jalan Kupang Indah yang banjir biasa. Itu, karena kemarin RW-nya berharapnya diperbaiki kampung-kampungnya dulu,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Eri, pihaknya juga menambah bozem atau kolam penampung hujan dan rumah pompa. Nantinya, air dari Kawasan Ketintang akan diarahkan ke Rumah Pompa Kebonsari.

“Banyak bozem yang kita tambahkan, di Ketintang sudah tidak ada lagi tampungan. Kalau itu sudah enggak dikasih itu akan bebannya berat jadi kita melarikan ke arah Kebonsari,” jelasnya.

Terakhir, Eri menyebut, sudah meminta adanya pengerukan di kawasan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ketintang. Selain itu, dia juga membuat saluran baru yang mengarah ke Kali Tengah Wiyung.

Lebih lanjut, Eri berjanji bakal terus menangani banjir hingga tidak ada wilayah yang tergenang saat musim hujan. Dia juga sudah memasukkan program itu dalam anggaran 2026 mendatang.

“Sampai banjirnya hilang, kita akan terus jalankan. Kalau kita enggak ada percepatan-percepatan, ini bisa kerjanya sampai 2029, kasihan kampung-kampung, makanya ditarik di 2026,” tutupnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Insentif Guru Non ASN di Lumajang Diproses

LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman menegaskan bahwa dana insentif bagi guru non-ASN di ...
KRONIK

Festival Jaranan Se-Indonesia Digelar di Trenggalek, Doding: Momentum Lestarikan Budaya dan Dongkrak Wisata

Trenggalek akan menggelar Festival Jaranan se-Indonesia pada Agustus 2026. Ketua DPRD Doding Rahmadi menyebut ...
LEGISLATIF

Jamin Kelancaran Ibadah Jemaat Kristiani, Parkir dan PKL CFD Alun-alun Sidoarjo di Sekitar Gereja Bakal Ditata Ulang

SIDOARJO – Area parkir dan PKL yang meluber di sekitar gereja pada acara car free day (CFD) di alun-alun Sidoarjo ...
KRONIK

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan: Diskusi Warkop Bukti Bung Karno Bukan Bagian Kaum Elit

SURABAYA – Juru Bicara DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengapresiasi langkah Taruna Merah Putih (TMP) ...
KRONIK

Ony Setiawan: Marhaenisme Tetap Relevan Hadapi Ketergantungan Ekonomi di Era Neoliberalisme

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan menilai Marhaenisme dan nilai Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan ...
KRONIK

Pastikan Perlindungan Pekerja Rentan, Bupati Bangkalan Perluas Cakupan BPJS Ketenagakerjaan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menaruh perhatian serius terhadap keselamatan kerja masyarakat, ...