Selasa
11 Agustus 2026 | 2 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Upayakan Warga Bisa Kerja di KEK JIIPE

IMG-20251001-WA0001_copy_698x489

GRESIK – Ratusan warga melakukan aksi di halaman kantor Bupati Gresik. Mereka menyampaikan langsung keluhannya kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, terkait terbatasnya kesempatan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE.

Mereka menilai, banyaknya perusahaan di dalam kawasan JIIPE belum berdampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Padahal, masih banyak warga di sekitar kawasan yang belum bekerja, alias nganggur.

“Kami sering mendengar banyak pabrik baru berdiri di JIIPE, tapi nyatanya banyak warga Gresik yang belum bekerja. Apakah benar kami sebagai warga lokasi menjadi prioritas?,” tanya Sutrisno, warga Kecamatan Manyar, Senin 29 September 2025.

Senada disampaikan Nurhayati, dirinya menilai mekanisme penyerapan tenaga kerja melalui sistem online tidak efektif. Pasalnya, banyak warga yang sudah mengirim lamaran pekerjaan namun tak kunjung dipanggil.

“Kalau online, banyak dari kami yang kesulitan. Kadang malah merasa dipersulit. Kami sudah melamar, tapi belum juga dipanggil,” ujar Nurhayati.

Menanggapi hal itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah terus berupaya maksimal agar warga Gresik mendapat kesempatan bekerja di perusahaan kawasan JIIPE.

“Mekanismenya kami lakukan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan sistem online Gresik Kerja yang terhubung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Semua lowongan perusahaan ada di sana dan bisa diakses masyarakat,” ujarnya.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu menyebut, pemerintah tidak pernah mempersulit warga untuk mencari pekerjaan. Dirinya menyebut bahwa setiap perusahaan membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan.

“Jadi ini bukan semata-mata salah JIIPE atau pemerintah. Kami ingin warga Gresik tetap diprioritaskan, tapi tetap harus sesuai dengan kualifikasi yang diminta perusahaan,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyatakan, mayoritas rekrutmen di JIIPE memang sudah memprioritaskan masyarakat Gresik. Namun ada dua kemungkinan jika belum diterima. Pertama, belum mendapat giliran kesempatan atau yang kedua, keahlian pelamar belum sesuai dengan kualifikasi.

“Untuk keluhan ini, pemerintah daerah melalui Disnaker akan memanggil pihak konstruksi, manajemen JIIPE, dan perwakilan warga. Kita akan duduk bersama mencari solusi. Harapannya, warga yang belum mendapat pekerjaan bisa segera bekerja,” pungkasnya.

Disnaker Gresik menjadwalkan pertemuan dengan pihak konstruksi dan manajemen JIIPE pada Rabu (1/10/2025). Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret Pemkab dalam menindaklanjuti keluhan warga.

“Intinya, kami tidak tinggal diam. Kami pemerintah ingin memastikan bahwa warga Gresik benar-benar menjadi prioritas,” tandasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...