Jumat
03 Juli 2026 | 10 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanah “Lelah”, Ketua DPRD Ngawi Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

IMG-20250925-WA0007

NGAWI – Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, menyoroti soal kondisi lahan pertanian yang saat ini dinilai mulai lelah. Penggunaan zat-zat kimia berlebihan selama puluhan tahun menyebabkan penurunan kualitas tanah.

“Dari temuan kami, banyak tanah yang sebenarnya sudah lelah. Kami ingin ingatkan, para petani kita agar kembali organik. Supaya kandungan unsur hara kembali, dan tanah menjadi subur sehingga produktivitas bisa terus meningkat,” tandasnya, Kamis (25/9/2025).

Pria yang akrab disapa Pak King itu menyebut, Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2025 kemarin menjadi momentum strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Pertanian memang bukan hal baru di Kabupaten Ngawi. Bahkan dalam visi-misi Bupati Ngawi, ketahanan pangan menjadi frasa penting yang akan diwujudkan.

Momentum ini, kata Pak King, menjadi bagian dari penegasan kalangan dewan mendukung program tersebut. Pihaknya juga meminta seluruh anggota dewan di Ngawi untuk ‘turun ke sawah’.

“Seluruh anggota dewan harus turun ke sawah. Berdialog dengan para petani, bertanya apa kendalanya, apa harapan para petani kita,” kata Pak King, Kamis pagi (25/9/2025).

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu berharap, dari hasil dewan turun ke sawah, dapat menghasilkan rangkuman aspirasi soal pertanian. Aspirasi itu akan disampaikan kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat rapat.

Menurut Pak King, karena menyangkut soal ketahanan pangan, maka garis pembatas sesuai ruang kerja komisi harus ditiadakan. Dimana pertanian, secara nomenklatur berada di bawah naungan Komisi II.

“Karena ini kepentingan bersama, tidak harus terkotak dalam tugas komisi. Karena kaitannya dengan visi misi Bupati, maka seluruh anggota dewan harus turun ke sawah,” tegasnya.

Dari kacamata Pak King, pertanian di Ngawi saat ini sudah selaras. On the track. Dari hasil diskusi dengan petani, proses awal dari persiapan tanam, pemeliharaan, hingga panen sudah selaras.

“Harapan dari petani, dari masa persiapan awal mulai dari benih, ketersediaan pupuk, air, penanganan hama, hingga harga panen yang sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.(and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Wajibkan Platform Digital Punya Dana Jaminan untuk Lindungi Seller UMKM

Novita Hardini mendesak pemerintah mewajibkan platform digital memiliki escrow fund atau dana jaminan untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...