Selasa
18 Agustus 2026 | 7 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanah “Lelah”, Ketua DPRD Ngawi Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

IMG-20250925-WA0007

NGAWI – Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, menyoroti soal kondisi lahan pertanian yang saat ini dinilai mulai lelah. Penggunaan zat-zat kimia berlebihan selama puluhan tahun menyebabkan penurunan kualitas tanah.

“Dari temuan kami, banyak tanah yang sebenarnya sudah lelah. Kami ingin ingatkan, para petani kita agar kembali organik. Supaya kandungan unsur hara kembali, dan tanah menjadi subur sehingga produktivitas bisa terus meningkat,” tandasnya, Kamis (25/9/2025).

Pria yang akrab disapa Pak King itu menyebut, Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2025 kemarin menjadi momentum strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Pertanian memang bukan hal baru di Kabupaten Ngawi. Bahkan dalam visi-misi Bupati Ngawi, ketahanan pangan menjadi frasa penting yang akan diwujudkan.

Momentum ini, kata Pak King, menjadi bagian dari penegasan kalangan dewan mendukung program tersebut. Pihaknya juga meminta seluruh anggota dewan di Ngawi untuk ‘turun ke sawah’.

“Seluruh anggota dewan harus turun ke sawah. Berdialog dengan para petani, bertanya apa kendalanya, apa harapan para petani kita,” kata Pak King, Kamis pagi (25/9/2025).

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu berharap, dari hasil dewan turun ke sawah, dapat menghasilkan rangkuman aspirasi soal pertanian. Aspirasi itu akan disampaikan kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat rapat.

Menurut Pak King, karena menyangkut soal ketahanan pangan, maka garis pembatas sesuai ruang kerja komisi harus ditiadakan. Dimana pertanian, secara nomenklatur berada di bawah naungan Komisi II.

“Karena ini kepentingan bersama, tidak harus terkotak dalam tugas komisi. Karena kaitannya dengan visi misi Bupati, maka seluruh anggota dewan harus turun ke sawah,” tegasnya.

Dari kacamata Pak King, pertanian di Ngawi saat ini sudah selaras. On the track. Dari hasil diskusi dengan petani, proses awal dari persiapan tanam, pemeliharaan, hingga panen sudah selaras.

“Harapan dari petani, dari masa persiapan awal mulai dari benih, ketersediaan pupuk, air, penanganan hama, hingga harga panen yang sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.(and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga ...
KOLOM

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Oleh: Deni Wicaksono, Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ADA bagian menarik dari pidato Presiden Prabowo ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...