Selasa
26 Mei 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banggar DPR RI Apresiasi Pemerintah Pertebal Stimulus untuk Dorong Daya Beli Masyarakat

pdip-jatim-240520-mhsa

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah mengapresiasi respons pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan, yang menambah penebalan stimulus untuk mendorong daya beli masyarakat.

“Kami mengapresiasi respons langsung Menteri Keuangan untuk menambah penebalan stimulus tersebut,” kata Said Abdullah, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Said mengatakan, Banggar DPR bersama pemerintah sepakat bahwa APBN harus berperan penting sebagai kekuatan shock absorber.

Dia menjelaskan, sebagai respons cepat menempatkan APBN sebagai peran tersebut, terutama pada tahun 2025, pemerintah telah meluncurkan aloaksi anggaran RP. 16,23 triliun untuk membiayai stimulus pendorong daya beli masyarakat.

Said menjelaskan, proses pemberian stimulus tersebut, Banggar DPR atas permintaan Ketua DPR dalam forum konsultasi Banggar dengan pimpinan DPR, merekomendasikan kepada pemerintah melalui APBN 2025 dalam rapat kerja Kamis (19/9/2025) untuk menambah bantuan.

Bantuan tersebut berupa minyak goreng kepada masyarakat rumah tangga miskin dan rentan miskin kepada jumlah penerima manfaat sebanyak 20 juta keluarga.

Stimulus ini, kata Said berangkat dari ada indikasi tekanan daya beli yang terjadi di masyarakat.

Data BPS pada Agustus 2025 menyebutkan terjadi defasi sebesar 0,08 persen secara bulanan (mark to market atau mtm). Andil deflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasinya sebesar 0,08 persen.

“Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar yaitu tomat, 0,10 persen, cabai rawit 0,07 persen,” jelasnya.

Dia menyebutkan, survei konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa indeks kondisi ekonomi turun dari 106,6 menjadi 105,1 pada Agustus 2025.

Begitu pula dengan Indeks keyakinan konsumen dari 118,1 menjadi 117,2 pada Agustus 2025, serta Indeks Ekspektasi Konsumen yang juga turun dari 129,6 menjadi 129,2 pada Agustus 2025.

Secara bulanan, kata dia, Data BI menunjukkan bahwa Survei Penjualan Eceran (SPE) diindikasikan mengalami kontraksi 4,1 persen (mtm) pada Juli 2025, lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2025 sebesar 0,2 persen (mtm).

Indeks penjuaan riil pada Agustus 2025 diperkirakan masih kontraksi sebesar 0,3 persen (mtm), meskipun hal ini merupakan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya di angka 4,1 persen. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...