Selasa
11 Agustus 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Desa Hebat, Bupati Sugiri Ingin Parameter Dijalankan Sesuai Fakta Lapangan

PDIP-Jatim Sugiri Sancoko 05092025

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memberikan arahan langsung dalam sosialisasi program Desa Hebat yang digelar di kantor Kecamatan Balong, pada Rabu (3/9/2025).

Dalam arahannya, bupati yang akrab disapa Kang Giri itu mengungkapkan bahwa Desa Hebat bukan sebagai ajang perlombaan antardesa, melainkan program yang mengentaskan berbagai problematika di desa. Seperti stunting, kemiskinan, infrastruktur, hingga persoalan sampah.

“Desa hebat bagaimana secara kaffah menuntaskan problematika di desa. Desa yang mampu menyelesaikan problematika stunting dengan prevalensi yang sangat rendah. Desa yang mampu mengentaskan kemiskinan dengan cara yang rendah, kemudian desa yang infrastrukturnya bagus,” terang Kang Giri.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, parameter yang digunakan tidak hanya dalam bentuk dokumen/data saja, namun juga sesuai fakta riil di lapangan. Menurutnya, jika hanya dengan data rawan untuk dipalsukan.

“Kami nggak ingin seperti lomba-lomba yang lain hanya berhenti di dokumen. Desa hebat tidak ada kebohongan, tidak ada kepalsuan,” tegasnya.

Dengan program Desa Hebat berdasarkan 9 indikator yang telah ditentukan, Kang Giri meyakini semua problematika akan tuntas. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak bergotong royong menyukseskannya.

“Gerakan ini harus didorong dari bawah. Misal di desa ada kemiskinan, nanti ada gotong royong dari Baznas, Lazisnu. Daripada programnya tidak nendang ke bawah, kita ajak gotong royong entas kemiskinan,” jelas Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiharto, mengatakan, Desa Hebat tidak hanya diukur aspek pendapatannya, tapi juga tata kelola pemerintahannya, pendidikannya, kesehatannya, stunting, dan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Apabila Desa Hebat ini bisa dilaksanakan, insya Allah masyarakat Ponorogo akan sejahtera. Tidak cukup pemrintah pusat dan daerah, tapi kunci utamanya adalah komitmen dan kolaborasi,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...