Jumat
11 September 2026 | 4 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilu 2029 Lebih Kompleks, Said Minta Kader Banteng Jatim Tetap Solid dalam Satu Barisan

pdip-jatim-250824-rakorda-06

SURABAYA — Menghadapi dinamika politik nasional dan menyongsong Pemilu Serentak 2029, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal dan menempatkan kepentingan partai di atas segala hal.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, Minggu (24/8/2025) Said Abdullah mengingatkan seluruh kader, khususnya di jajaran pengurus, agar tidak terjebak pada pertikaian internal yang justru melemahkan kesiapan partai menghadapi tantangan ke depan.

Dalam arahannya kepada jajaran DPC dan PAC se-Jawa Timur, Said Abdullah menyampaikan bahwa saat ini PDI Perjuangan berada pada posisi kedua dalam survei elektabilitas di Jawa Timur, dengan angka mencapai 17 persen.

Baca juga: Said Abdullah: Konsolidasi PDI Perjuangan di Jatim Harus Bersih dan Bebas Praktik Uang

Angka tersebut, ujarnya, menjadi pengingat sekaligus alarm bagi seluruh kader untuk segera memperkuat kerja-kerja politik dan organisasi secara kolektif.

“Berbuatlah yang terbaik untuk partai. Tantangan ke depan tidak mudah. Survei menunjukkan elektabilitas partai di Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 17 persen. Oleh karenanya, jangan bertikai sendiri, jangan ribut sendiri,” tutur Said Abdullah.

Menurut pria yang juga Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut, walaupun masa bakti legislatif baru memasuki tahun pertama, para kader sudah harus mempersiapkan strategi jangka panjang dan peka terhadap dinamika nasional.

Dia menekankan pentingnya membaca fenomena politik nasional sebagai pijakan untuk mengambil langkah-langkah antisipatif.

“2029 Sudah di depan mata. Fenomena politik nasional harus senantiasa menjadi persiapan kita untuk mencermati dan menyongsong Pemilu 2029. Kita harus menjadi satu kesatuan,” pesannya.

Plh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono yang akrab disapa Kanang juga menyuarakan hal senada. Dia menyebut bahwa tantangan Pemilu 2029 diprediksi jauh lebih kompleks dan berat dibandingkan pemilu sebelumnya.

Oleh karena itu, seluruh kader harus bekerja mulai sekarang. Tidak hanya menyiapkan mesin partai, tapi juga membangun kepercayaan publik melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

“Tantangan kita di 2029 akan lebih berat. Kita harus mempersiapkan diri sedini mungkin. Termasuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat dan meningkatkan elektabilitas PDI Perjuangan di Jawa Timur,” tegas Kanang.

Menurutnya, konsolidasi tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga ideologis dan emosional. Kader harus kembali pada semangat perjuangan ideologis yang membumi: dekat dengan rakyat, hadir dalam solusi, dan konsisten dalam membela wong cilik.

“Kita harus jadi kekuatan besar yang terorganisir,” pungkas mantan Bupati Ngawi 2 periode itu. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan Desak Pencarian Lima Jurnalis di Selat Sunda Dimaksimalkan, Keluarga Jangan Diabaikan

Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda sekaligus ...
LEGISLATIF

Agar Obat Bahan Alam Masuk JKN, Indriani Dorong Ekosistem Inovasi Jatim Diperkuat

SURABAYA – Agar obat bahan alam hasil riset Jawa Timur memiliki peluang masuk dalam sistem pelayanan kesehatan yang ...
KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...