Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Momen HUT ke-80 RI, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Gelar Sarasehan Kemerdekaan

pdip-jatim-250819-satasehan-dpc-malang-kab-1

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang memperingati HUT RI ke-80 dengan menggelar Sarasehan Kemerdekaan pada 17 Agustus 2025 di Kantor DPC. Dalam momen itu, DPC juga mensosialisasikan hasil Kongres VI PDIP di Bali.

Sarasehan kemerdekaan dalam perspektif Pancasila ini diikuti jajaran pengurus DPC dan seluruh PAC. Sebagai narasumber sarasehan kemerdekaan adalah Dr. Tantri Bararoh yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang.

Tantri mengatakan, momen kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 merupakan puncak heroisme perjuangan segenap warga dan bangsa Indonesia merdeka dari penjajahan kolonial.

Dia menjelaskan makna sebenarnya dari kemerdekaan sebagaimana pernah disampaikan sang proklamator Bung Karno, yakni memerdekakan hati rakyat, lahir dan batin.

Tantri memaparkan, kemerdekaan adalah kebebasan rakyat dari belenggu kemiskinan, diskriminasi, kebodohan, dan kondisi ketimpangan atau perlakuan tidak setara.

Namun bukan berarti, kata Tantri, bangsa Indonesia kini bisa berleha-leha. Menurutnya, generasi bangsa hari ini masih menghadapi tantangan atau musuh dalam bentuk lain seperti kapitalisme dan bentuk lainnya.

“Sebenarnya, kita masih dihadapkan musuh berupa kemiskinan, korupsi hingga eksploitasi sumber daya alam,” ungkap Tantri.

Oleh karena itu, dia menegaskan, semua warga harus mendapatkan kedaulatan menentukan nasib sendiri untuk mengelola sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Tujuan utamanya adalah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan kesejahteraan yang berkeadilan,” jelasnya.

Tantri memaparkan perspektif Pancasila sebagai sumber dari segala hukum perundangan.

Dalam konteks ini, katanya, Pancasila harus dipegang teguh sebagai landasan hidup bermasyarakat dan perekat bangsa dengan nilai-nilai etika dan moral yang dikandungnya.

“Kemerdekaan RI yang diproklamirkan 80 tahun lalu harus diisi dengan kontribusi nyata untuk NKRI berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” ungkap perempuan yang juga dosen sebuah perguruan tinggi di Surabaya ini. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...