Selasa
04 Agustus 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kidung Aruna Kinanthi Hari Jadi ke-529 Ponorogo, Harapan dalam Kebersamaan

PDIP-Jatim-Hari-Jadi-Ponorogo-12082025

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kini memasuki usia 529 tahun pada 11 Agustus 2025. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan bahwa keberhasilan membangun Bumi Reog selama ini merupakan kerjasama seluruh pihak mulai dari para pendahulu, legislatif, ASN, TNI/Polri, hingga masyarakat Ponorogo.

“Saya ucapkan hari jadi ke-529 kepada seluruh rakyat Ponorogo. Hari ini kita merayakan hari jadi milik rakyat,” ujar Sugiri usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Ponorogo, Senin (11/8/2025).

“Jika keberhasilan hari ini, ini hasil gotong royong semua pihak, seluruh masyarakat Ponorogo yang semuanya ikut berkeringat mewujudkan itu. Jika ada kekurangan, murni kekurangan saya. Saya mohon maaf setinggi-tingginya,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.

Menurutnya, usia 529 tahun adalah usia yang tua atau lima abad lebih dan masih banyak ‘PR’ untuk memperbaiki Ponorogo menjadi lebih baik lagi.

Karena itu, politisi PDI Perjuangan itu terus mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus melakukan gotong royong.

“Gotong royong dan kebersamaan menjadi harga termahal harus kita upayakan sama-sama. Rakyat generasi muda menunggu kita di sana agar masa depan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Hari Jadi ke-529 Ponorogo ini mengambil konsep “Kidung Aruna Kinanthi”. Kidung adalah ungkapan, puisi kehidupan yang terdiri atas bait-bait harapan, perjuangan, dan cita-cita. la tak hanya dinyanyikan dengan suara, tetapi dengan rasa yang mengalun dari hati masyarakatnya.

Aruna adalah fajar, cahaya pertama yang membelah gelap, menjadi pertanda awal baru yang penuh harapan. Dalam kisah pewayangan, Aruna adalah kusir sang surya. la bukan tokoh utama, namun tanpanya, matahari tak akan sampai ke langit. Seperti seorang pemimpin yang mungkin tak selalu di depan sorotan, tapi setia membawa rakyatnya menuju terang.

Kinanthi berarti menggandeng. Bukan mendahului, bukan meninggalkan. Tapi berjalan bersama dalam satu irama, satu langkah, dan satu tujuan untuk masa depan Ponorogo yang lebih hebat.

“Dinyanyikan pada pagi hari sambil menjemput fajar, bergandeng tangan sama-sama,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...