Jumat
02 Oktober 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tangani Persoalan di Masyarakat, Bupati Kediri Minta Peran Aktif Ketua RT/RW

pdip jatim 250729 masbup rt rw 1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) memberi arahan kepada ketua RT/RW untuk lebih peka dengan kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Arahan itu disampaikan Mas Dhito dalam acara pembinaan ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Pare yang berlokasi di Balai Desa Sambirejo, Senin (28/7/2025).

Sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, menurut Mas Dhito, ketua RT/RW harus mengetahui kondisi masyarakat di lingkungannya. Sebagai contoh, masalah stunting.

“Bapak/ibu harus lebih peka lagi, karena yang stunting itu, orang untuk mengakui anaknya stunting kadang malu, itu yang terjadi,” kata Mas Dhito.

Guna membantu mensukseskan program pemerintah dalam pengentasan stunting, Ketua RT/RW diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat yang memiliki balita untuk aktif ke posyandu.

Di sisi lain, sebagai penyambung aspirasi masyarakat, ketua RT juga harus bisa mengetahui persoalan di lingkungan sekitar. Seperti masalah kerusakan jalan atau yang lain.

Melalui forum itu, Mas Dhito juga memberi kesempatan perwakilan dari ketua RT/RW untuk menyampaikan persoalan di daerahnya masing-masing.

Menurut Mas Dhito, untuk menangani persoalan infrastruktur seperti kerusakan jalan desa, perbaikan bisa dilakukan dengan sistem sharing antara pihak desa dengan pemerintah daerah.

“Bapak/Ibu (Ketua RT/RW) saya titip wilayahnya masing-masing, seorang bupati tidak bisa jalan sendiri, butuh jenengan semuanya,” pesannya.

Sebagaimana diketahui, dari 9 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Pare, acara pembinaan tersebut diikuti ketua RT/RW dari lima desa. Meliputi Desa Sidorejo, Sambirejo, Sumberbendo, Darungan dan Bendo.

Camat Pare Nizam Subekhi menyebut acara pembinaan bagi ketua RT/RW di wilayahnya dibagi dalam dua sesi.

Sesi kedua, nantinya akan dilaksanakan dengan bertempat di Desa Tulungrejo.

Terkait penanganan stunting di Kecamatan Pare, Nizam kembali mengingatkan kepada ketua RT/RW untuk selalu membantu kader menyampaikan informasi kepada masyarakat supaya mau ke posyandu.

“Untuk wilayah yang kasus stuntingnya masih tinggi, kita geruduk bareng-bareng,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Pantau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Balongpanggang Terdampak Kekeringan

GRESIK – Krisis air bersih mulai menghimpit 315 kepala keluarga (KK) di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, ...
KRONIK

Resmi Beroperasi, Pasar Banyuwangi Padukan Konsep Modern-Heritage

BANYUWANGI – Pasar Banyuwangi yang selesai direvitalisasi oleh Kementerian PU mulai beroperasi pada Kamis ...